Saturday, September 26Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Orang Ini Bertanya Pada Prabowo Ingin Jadi Capres Untuk Indonesia Atau Rizieq

Orang Ini Bertanya Pada Prabowo Ingin Jadi Capres Untuk Indonesia Atau Rizieq

Analis politik LIPI Syamsuddin Haris mempertanyakan tujuan calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto maju di Pilpres 2019. Syamsuddin Haris menyampaikan pertanyaan itu di akun Twitter pribadinya, @sy_haris, Rabu (24/10/2018). Syamsuddin Haris menyampaikan pertanyaan itu karena penasaran dengan pernyataan Prabowo Subianto saat hadir di acara Hari Santri Nasional yang digelar FPI di Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin (22/10/2018) malam.

Syamsuddin Haris mempertanyakan tujuan Prabowo berjuang jadi capres itu untuk siapa. Apakah untuk Indonesia atau untuk Habib Rizieq, kata dia. Hal itu disampaikan Syamsuddin Haris dalam mengomentari artikel berita di media online tentang janji Prabowo di hadapan ribuan santri. Judul artikel berita itu tertulis : Prabowo akan Jemput Habib Rizieq Jika Belum Pulang Sebelum Pilpres.

Tak hanya itu, di teaser judul berita tersebut juga tertulis kutipan kalimat yang disampaikan Prabowo. “Jika mampu maka Habib Rizieq sebelum saya terpilih sudah bisa kembali,” kata Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Hari Santri Nasional tersebut di hadapan ribuan orang. Rupanya, pernyataan Prabowo itu membuat Syamsuddin Haris jadi penasaran.

Tentunya, ia penasaran dengan maksud dan tujuan Prabowo maju du Pilpres 2019 tersebut. Apakah untuk Habib Rizieq atau untuk Indonesia. Bukan tanpa alasan, sebab kata dia, bukankah Habib Rizieq kabur atas inisiatifnya sendiri. Hal itulah yang menjadi pertanyaan baginya kenapa orang kabur sendiri malah sibuk dijemput.

“Pak @Prabowo, mohon maaf bertanya, anda berjuang jadi capres demi dan untuk Habib Rizieq, atau untuk Indonesia? Bukankah Habib Rizieq kabur atas inisiatifnya sendiri?,” cuitnya. Capres dengan nomor urut 02 yaitu Prabowo Subianto menghadiri perayaaan Hari Santri Nasional sekaligus milad ke-1 Front Santri Indonesia yang digelar oleh FPI)di Lapangan Masjid Amaliyah di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, pada hari Senin (22/10/2018) malam.

Acara tersebut digelar sebagai bentuk dukungan pada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019. Dalam sambutan itu, Prabowo menghaturkan rasa terima kasih pada dukungan yang telah diberikan. Ia juga tidak lupa mengucapkan selamat Hari Santri Nasional untuk para ribuan santri serta alim ulama yang menghadiri acara tersebut.

“Terima kasih pada dukungan yang telah diberikan oleh para alim ulama, kiai, habaib serta para ribuan santri yang sudah mendukung saya juga Sandiaga Uno dalam memimpin negeri ini,” kata Prabowo dikutip dari siaran pers, pada hari Selasa (22/10/2018). Ketua Umum Gerindra itu juga berjanji tak akan menyia-nyiakan dukungan yang telah dialamatkan kepadanya.

Prabowo memastikan, jika ia dan Sandiaga tak akan mencari kekayaan dari kekuasaan jika mereka terpilih pada Pilpres nanti. “Saya berjanji bahwa bersama dengan Sandiaga Uno tak akan menyia-nyiakan dukungan yang telah diberikan oleh para ulama, kiai, habaib serta para santri,” ujar Prabowo. “Di hadapan para ulama, di hadapan para tokoh alim ulama dan habaib serta di hadapan para ribuan santri dari berbagai daerah, saya bersaksi jika saya tak akan mencari kekayaan pribadi dari kekuasaan ini,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga mengajak para santri di seluruh Indonesia agar menggunakan hak pilihnya pada Pemilu nanti. Menggunakan hak pilih, terang Prabowo, sangat berkontribusi pada perubahan dan kebaikan bangsa serta negara. “Saya juga mengimbau pada para santri untuk menggunakan hak pilihnya, karena masa depan bangsa ini ada di tangan kalian. Jangan sia-siakan hak pilih Anda, mari berjuang bersama menciptakan Indonesia yang lebih adil juga makmur untuk seluruh bangsa Indonesia,” tegas Prabowo.