Monday, September 24Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Orang Berkacamata Lebih Cerdas dan Pintar, Benarkan Mitos Ini?

Orang berkacamata sering diartikan seseorang yang cerdas, hal ini masih menjadi gambaran baik hingga kini. Terlepas dari penggunaan kacamata sebagai alat bantu untuk melihat, semakin ditegaskan lagi oleh akting aktris dan aktor di televisi. Sehingga kini siapa pun yang menggunakan kacamata dan berpakaian rapi, bisa diartikan sebagai seseorang yang cerdas dan pintar.

Apakah tanggapan yang sudah ada sejak zaman dahulu ini benar adanya? Bahkan apakah ada tes jika Anda berkacamata menjadi orang cerdas dan pintar seketika, hal ini tentu tidak membuktikan apapun. Ini hanya mitos dan opini yang dikembangkan dalam masyarakat saja. Namun jangan salah sebuah penelitian membuktikan jika hal tersebut benar adanya.

Hal ini dilansir oleh Independent, dimana berani mengatakan jika orang berkacamata cenderung lebih cerdas dan tentu saja pintar karena dapat menerima informasi dan pengarahan lebih cepat dari orang lain. Selain itu, pernyataan ini dikuatkan dengan penelitian dari University og Edinburgh.

Penelitian bukan hanya berdasarkan survei dan pengisian koesioner saja, melainkan mengambil sampel DNA pada lebih dari 300 ribu partisipan. Dimana memiliki rentang usia mulai dari 16 tahun hingga yang tertua mencapai 102 tahun. Hasil yang ditemukan cukup mencengangkan bahkan tidak akan pernah Anda pikirkan sebelumnya.

Baca juga : Orang Sukses Dan Gagal Terlihat Berbeda Ketika Terkena Masalah

Dimana ada keterkaitan antara buruknya penglihatan seseorang dengan tingkat kecerdasan otak, sehingga bisa dibilang mereka yang berkacamata memang memilih IQ yang lebih tinggi. Penelitian sendiri berlangsung di Eropa dan menemukan bukti jika hampir 30 persen semua orang berkacamata memang terbukti kecerdasannya.

Hal ini tentu menggemparkan dunia, dimana banyak orang menggunakan kacamata agar terlihat lebih pintar. Akibatnya mata akan menjadi rusak karena harus melihat dari lensa khusus yang sebenarnya untuk mata sakit, kacamata dengan lensa minus dan plus, memang akan terasa tidak nyaman jika digunakan mereka yang memiliki penglihatan normal.

Setelah hasil penelitian tersebar luas, muncul pernyataan mengejutkan dari Dr Gail Davies, dimana mengaku sebagai pemimpin penelitian di Eropa tersebut. Mengatakan jika penelitian tersebut masih membutuhkan analisis lebih lanjut, sehingga tidak bisa menjadi dasar yang kuat. Ini seharusnya mendapatkan penelitian dari segi faktor ras, genetika dan juga beberapa faktor lainnya. Baru bisa dibilang, penelitian tersebut terbukti kebenarannya.

Namun terlepas benar atau tidaknya penelitian tersebut, kebanyakan orang berkacamata memang pintar namun tidak terlihat sangat cerdas. Hal ini karena lebih tekun dan rajin, sehingga terlalu sering menggunakan mata, ini yang menyebabkan masalah dan harus mendapatkan pertolongan lensa khusus. Padahal sebenarnya menggunakan kacamata cukup melelahkan, karena menekan bagian pangkal hidung.

Related Post

Gajian Cuma Numpang Lewat? Begini Cara Mensiasatin... Awal bulan adalah waktu yang sudah dinantikan setiap pegawai dan karyawan, karena akan menerima gaji bulanan. Hal yang sudah dinantikan setelah beke...
Megan Markle Masuk Dalam 25 Wanita Paling Berpenga... Duchess of Sussex atau Megan Markle masih menjadi wanita paling populer bahkan dicari di dunia maya, hal ini tentu saja setelah menggelar pernikahan...
Siklus Menstruasi Selalu Berubah, Jangan Takut Nor... Siklus menstruasi memang akan datang setiap 21 hingga 35 hari, ini tergantung kondisi dan ketahanan tubuh setiap perempuan. Biasanya wanita yang menga...
Air Garam Mitosnya Dapat Meredakan Sariawan, Apaka... Air garam bukan lagi rahasia untuk mengatasi sariawan, hal ini sudah dilakukan sejak dahulu dan memberiakan hasil memuaskan. Meskipun rasanya sangat m...

One Comment

Comments are closed.