Monday, February 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Orang Berkacamata Lebih Cerdas dan Pintar, Benarkan Mitos Ini?

Orang berkacamata sering diartikan seseorang yang cerdas, hal ini masih menjadi gambaran baik hingga kini. Terlepas dari penggunaan kacamata sebagai alat bantu untuk melihat, semakin ditegaskan lagi oleh akting aktris dan aktor di televisi. Sehingga kini siapa pun yang menggunakan kacamata dan berpakaian rapi, bisa diartikan sebagai seseorang yang cerdas dan pintar.

Apakah tanggapan yang sudah ada sejak zaman dahulu ini benar adanya? Bahkan apakah ada tes jika Anda berkacamata menjadi orang cerdas dan pintar seketika, hal ini tentu tidak membuktikan apapun. Ini hanya mitos dan opini yang dikembangkan dalam masyarakat saja. Namun jangan salah sebuah penelitian membuktikan jika hal tersebut benar adanya.

Hal ini dilansir oleh Independent, dimana berani mengatakan jika orang berkacamata cenderung lebih cerdas dan tentu saja pintar karena dapat menerima informasi dan pengarahan lebih cepat dari orang lain. Selain itu, pernyataan ini dikuatkan dengan penelitian dari University og Edinburgh.

Penelitian bukan hanya berdasarkan survei dan pengisian koesioner saja, melainkan mengambil sampel DNA pada lebih dari 300 ribu partisipan. Dimana memiliki rentang usia mulai dari 16 tahun hingga yang tertua mencapai 102 tahun. Hasil yang ditemukan cukup mencengangkan bahkan tidak akan pernah Anda pikirkan sebelumnya.

Baca juga : Orang Sukses Dan Gagal Terlihat Berbeda Ketika Terkena Masalah

Dimana ada keterkaitan antara buruknya penglihatan seseorang dengan tingkat kecerdasan otak, sehingga bisa dibilang mereka yang berkacamata memang memilih IQ yang lebih tinggi. Penelitian sendiri berlangsung di Eropa dan menemukan bukti jika hampir 30 persen semua orang berkacamata memang terbukti kecerdasannya.

Hal ini tentu menggemparkan dunia, dimana banyak orang menggunakan kacamata agar terlihat lebih pintar. Akibatnya mata akan menjadi rusak karena harus melihat dari lensa khusus yang sebenarnya untuk mata sakit, kacamata dengan lensa minus dan plus, memang akan terasa tidak nyaman jika digunakan mereka yang memiliki penglihatan normal.

Setelah hasil penelitian tersebar luas, muncul pernyataan mengejutkan dari Dr Gail Davies, dimana mengaku sebagai pemimpin penelitian di Eropa tersebut. Mengatakan jika penelitian tersebut masih membutuhkan analisis lebih lanjut, sehingga tidak bisa menjadi dasar yang kuat. Ini seharusnya mendapatkan penelitian dari segi faktor ras, genetika dan juga beberapa faktor lainnya. Baru bisa dibilang, penelitian tersebut terbukti kebenarannya.

Namun terlepas benar atau tidaknya penelitian tersebut, kebanyakan orang berkacamata memang pintar namun tidak terlihat sangat cerdas. Hal ini karena lebih tekun dan rajin, sehingga terlalu sering menggunakan mata, ini yang menyebabkan masalah dan harus mendapatkan pertolongan lensa khusus. Padahal sebenarnya menggunakan kacamata cukup melelahkan, karena menekan bagian pangkal hidung.

Related Post

Posisi Misionaris, Terbaik bagi Wanita Diantara berbagai macam posisi saat bermain seks, konon posisi misionaris adalah posisi yang paling banyak disukai kaum wanita. Posisi ini memang te...
Pasangan Jokowi-Ma’ruf Kembali Unggul di Sur... Seperti biasa mendekati masa-masa pemilihan Presiden Republik Indonesia pada tahun  depan maka akan banyak lembaga survei independen yang mmelaukan ...
Hukuman Apa Yang Akan Dijatuhkan Pada Khabib, McGr... Baru-baru ini kita dikejutkan oleh aksi Khabib Nurmagomedov setelah menang atas Conor McGregor dalam UFC 229 di Las Vegas. Khabib berhasil memenangk...
Wow! Angkatan Laut Russia Menjelaskan Ada Makhluk ... Baru-baru ini ada berita mengejutkan dari Angkatan Laut Russia yang mengklain telah menemukan makhluk mengerikan di dalam lautnya. Objek Kapal Selam...

One Comment

Comments are closed.