Tuesday, September 29Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Ngeri, Tiga Pengedar Sabu Malaysia-Indonesia Ini Diancam Hukuman Mati

Sepintar-pintarnya tupai melompat, akhirnya pernah jatuh juga. Peribahasa itu bisa ditunjukkan kepada tiga pengedar narkoba jenis sabu jaringan internasional (Malaysia-Kalimantan-Jakarta), yang akhirnya berhasil ditangkap pihak kepolisian meskipun harus diintai dengan waktu yang tidak sebentar.

Ya, anggota Satuan Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kasus peredaran narkoba tersebut. Tiga tersangka yaitu AN (45), MB (32), dan B (23) sukses dibekuk.

Tiga pelaku diamankan di tiga lokasi berbeda yaitu, Kantor Ekspedisi PT X Cempaka Putih Jakarta Pusat; Jl. Ahmad Yani Cempaka Putih Jakarta Pusat; dan Gedung Kayumas Pulo Gadung Jakarta Timur.

Barang bukti yang diamankan di antaranya, 15 paket sabu masing-masing dalam kemasan teh cina warna hijau kuning seberat 1 kg; mobil X Trail KB 1128 AR; slip pengiriman mobil; tiga buah handphone; dan surat jalan pengiriman kendaraan serta KTP.

Pengedar sabu yang diamankan polisi.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di halaman Polres Metro Jakut, pada Senin (25/06/2019), hadir Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, SIK, MSI; Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, S.H., S.Ik. M. SI; Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Adi Vivid A.B, S.iK, M.Hum, M.S.M; dan Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP Aldo Ferdian, SIK.

Kombes Argo, menjelaskan, bahwa pada Sabtu (15/06/2019), sekitar pukul 11.00 WIB, Sat Resnarkoba mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman narkotika jenis sabu dengan menggunakan mobil Nissan X-Trail warna abu-abu Metalik Nomor Polisi KB 1128 AR yang baru berangkat dari kawasan Marunda Center.

Kemudian, anak buahnya melakukan penangkapan di wilayah Cilincing Jakarta Utara. Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap kendaraan yang digunakan tersebut.

“Dalam proses komunikasi sangat alot sampai enam kali diarahkan untuk berpindah – pindah tempat. Namun setelah tiga hari tepatnya hari Selasa tanggal 18 Juni 2019 jam 16.00 WIB, baru tersangka AN (45) berhasil kita tangkap,” terangnya panjang lebar.

“Setelah tersangka AN mengarahkan kita untuk bertemu dengan membawa kendaraan ke Jalan Ahmad Yani Cempaka Putih Jakarta Pusat. Kemudian kita kembangkan kepada tersangka yang di atasnya,” sambungnya.

Kemudian, sekira pukul 17.30 WIB di bawah pimpinan Kasat Resnarkoba, bersama anggota berhasil mengamankan tersangka MB di Gedung Kayumas Pulo Gadung Jakarta Timur.

“Berikut tersangka B (23) yang berperan membuka pintu garasi gudang sambil mengamati mobil yang akan masuk sesuai arahan tersangka MB (32) kepada AN,” ujarnya.

Masih dari keterangan Kombes Argo, hasil dari keterangan tersangka MB yang bersangkutan diarahkan oleh tersangka yang ada di dalam Lapas Jakarta. “Barang bukti dan tersangka dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara guna proses hukum dan pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya.

Terhadap tersangka AN, MB dan B akan dikenakan Pasal Primer Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 (1) UURI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.