Thursday, March 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Mulai Tahun Ini Bikin KTP Cuma Satu Jam Saja

Mulai Tahun Ini Bikin KTP Cuma Satu Jam Saja

Bagi kamu yang kesulitan membuat e-KTP jangan risau. Mulai bulan Januari 2019 mendatang, bikin e-KTP akan semakin mudah. Kemendagri telah menjamin membuat e-KTP hanya dalam waktu 1 jam. Kepastian membuat e-KTP hanya yang hanya satu jam ini disampaikan Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif. “KTP sekarang itu 1 jam saja jadi, statistik kita 60% perekaman itu satu jam sudah bisa selesai,” kata Zudan dalam jumpa pers di kantor Kemendagri, Jakarta, hari Rabu (26/12).

Cara bikin e-KTP sendiri sudah sangat mudah, yakni dengan membawa kartu keluarga (KK) ke Dukcapil.Zudan menjelaskan, memang ada beberapa Dinas Dukcapil di daerah yang kesulitan, namun Januari mendatang semua persoalan selesai. “Kita bisa jamin, tetapi di Dinas Dukcapil, karena di kecamatan tidak ada printer, nah kita dorong mudah-mudahan di Januari sudah seluruh Indonesia seperti itu,” kata Zudan.

Pembuatan e-KTP sejauh ini kerap disebut sebagai proses yang panjang, merepotkan dan lama. Namun kini, mulai Januari 2019 mendatang, Kemendagri menjamin pembuatan e-KTP akan semakin mudah. Bahkan prosesnya diklaim hanya akan memakan waktu satu jam saja. Kepastian pembuatan e-KTP hanya satu jam ini disampaikan langsung oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif.

“KTP sekarang itu hanya 1 jam saja, statistik kita 60% perekaman itu satu jam sudah bisa selesai,” ungkap Zudan dalam jumpa pers di kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (26/12/2018). Demikian sebagaimana dikutip dari laporan Kumparan.com, Kamis (27/12/2018). Bagi masyarakat yang ingin membuat e-KTP, Anda hanya periu membawa kartu keluarga (KK) ke Dukcapil.

Menurut penjelasan Zudan, memang ada beberapa Dinas Dukcapil di daerah yang kesulitan. Namun Januari mendatang semua persoalan selesai. “Kita jamin, tetapi di Dinas Dukcapil, karena di kecamatan tidak ada printer, nah kita dorong mudah-mudahan di Januari sudah seluruh Indonesia seperti itu,” imbuh Zudan.

‘Jemput Bola’

Mengutip Tirto.ID, terdapat beberapa masalah terkait Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di sepanjang tahun 2018. Di antaranya yakni KTP ganda, kasus e-KTP yang tercecer, hingga banyaknya warga yang belum terdaftar. Hal ini diungkapkan dalam laporan akhir tahun yang dirilis Kemendagri, di kantornya, pada Rabu (26/12/2018).

Berdasarkan laporan yang ada itu, Kemendagri bahkan menyebut warga yang memiliki KTP ganda, jumlahnya mencapai 3 juta jiwa dan belum terverifikasi. Hal ini terjadi karena warga tak mau melapor dan tak melakukan perekaman e-KTP. Itulah sebabnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menuturkan lembaganya akan melakukan gerakan jemput bola serentak nasional yang akan dilaksanakan mulai 27 sampai 31 Desember 2018.

“Jemput bola semaksimal mungkin. Karena apa? Sekarang ini memang sudah cukup bagus, 97,58% lebih yang sudah merekam,” ucap Tjahjo, di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu kemarin. Hal serupa diungkapkan Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh. Menurutnya lembaganya akan menerjunkan 514 tim sesuai dengan jumlah kabupaten atau kota untuk memperlancar target itu.

Zudan memaparkan, satu tim terdiri dari lima orang atau sebanyak 2.570 orang yang akan terjun dalam gerakan jemput bola perekaman e-KTP tersebut. Zudan lantas melanjutkan, hingga 24 Desember 2018, data perkembangan perekaman e-KTP sudah mencapai 186,87 juta atau 97,58% penduduk yang sudah melakukan perekaman. Namun, kata dia pula, dari data tersebut, masih terdapat 4,64 juta atau 2,42% penduduk yang belum melakukan perekaman.

Agar mencapai 100%, sambung Zudan, Kemendagri akan meminta petugas Dukcapil di kabupaten atau kota untuk mendata warganya, setidaknya satu orang per harinya. Selain itu, imbuh Zudan, pada Januari hingga Maret 2019, gerakan jemput bola secara khusus akan digelar di lima daerah yang masih di bawah 85% dalam perekaman e-KTP. Kelima daerah itu adalah, antara lain : Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan juga Papua Barat.

“Untuk bulan Januari sampai dengan Maret, Dukcapil seluruh Indonesia akan gotong royong turun ke 5 daerah yang masih merah tadi,” sebut Zudan menerangkan. Zudan mengatakan, tak hanya di dalam negeri, Ditjen Dukcapil juga akan melakukan gerakan jemput bola sampai luar negeri. Dalam hal ini, sebut Zudan, lembaganya akan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Duta Besar yang tersebar di sejumlah negara. “Bulan Desember ini Kemendagri akan turun ke 4 negara, Malaysia, Taiwan, Uni Emirat Arab, dan Filipina,” cetus Zudan menambahkan.

Mengapa Warga Harus Punya e-KTP?

Diungkapkan oleh Tjahjo Kumolo, Kemendagri telah melakukan kerja sama hampir 80% lembaga keuangan dan perbankan. Tahun ini, lanjut Tjahjo, kementeriannya akan bekerja sama dengan Rumah Sakit, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bareskrim Polri.

Harapan Tjahjo, jika semua warga sudah terdata dalam e-KTP, maka siapa pun dapat melihat data warga sesuai dengan identitas dan track record-nya. “Jadi kalau nanti punya anak mau dilamar orang, tinggal tanya saja NIK [Nomor Induk Keluarga]-nya berapa ya? Gitu saja, dicek ke BNN, pernah enggak nih calon mantu saya kena narkoba?” tukas Tjahjo.

“Terus ke Bareskim, cek langsung ke bank ada enggak tunggakan kredit, cek ke imigrasi juga ada enggak dia bikin paspor gelap. Semua terdata,” bebernya. Selain itu, Tjahjo berjanji Kemendagri akan terus memperbaiki sistem kinerjanya, terutama dalam mengatasi permasalahan e-KTP hingga tuntas.

Related Post

Lipstik Menempel Di Gigi, Ini Cara Mengatasi Kebia... Lipstik menempel di gigi, ini hal wajar yang akan dialami oleh Anda saat memakai pemulas bibir pertama kalinya. Pasalnya belum bisa menggunakan dengan...
Ternyata Peluru Yang Tertuju Pada Anak Buah Prabow... DPR mendadak heboh karena adanya penembakan di ruangan anggota dewan dari Fraksi Partai Gerindra Wenny Warou di lantai 16 dan Bambang Heri Purnama P...
Harus Segera Hindari ! Tanda Wanita Mudah Terseran... Selalu ada tekanan yang Anda hadapi setiap harinya, mulai dari kehidupan sosial dengan keluarga dan teman, belum lagi tekanan pekerjaan di kantor ba...
Apakah Ukuran Penis Berpengaruh Terhadap Kebahagia... Apakah wanita peduli tentang ukuran penis ? Ini adalah topik yang selalu diperdebatkan. Kami berbicara dengan beberapa wanita untuk mengetahui apakah ...