Tuesday, September 29Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Mitos Pilek Masih Dipercaya Banyak Orang Hingga Sekarang, Ini Pembenarannya !

Mitos pilek sebagai penyakit sepele memang sering kali diabaikan banyak orang, bahkan ini membuat Anda juga tidak memperhatikan. Memang ini cukup mengganggu, namun bukan sebuah penyakit serius. Tersumbatnya hidung dengan ingus akan membuat Anda mengalami gangguan kecil seperti pusing dan badan lebih panas, akibatnya akan mengalami susah tidur di malam hari dan menurunnya nafsu makan.

Pilek atau banyak disebut sebagai flu memang penyakit ringan, namun sangat mudah menular karena melalui pernapasan. Apalagi jika Anda tidak memiliki kekebalan tubuh yang bagus, sehingga akan mudah terserang begitu saja. Terlebih di musim dingin, dimana Anda kehilangan nafsu makan dan tubuh bersuhu lebih dingin.

Untuk itu, sebaiknya lakukan pencegahan dengan cara memakai pakaian lebih tebal, lebih banyak konsumsi makanan sehat dan vitamin C. Bahkan bisa menggunakan alas kaki kemanapun, namun terkadang muncul mitos pilek yang bisa diatasi dengan mengeringkan rambut setelah terkena hujan atau yang lainnya.

Memang adanya mitos pilek membuat banyak orang lebih sadar dengan penyakit, namun ini semua harus Anda ketahui kebenarannya. Misalkan seperti berjalan tanpa menggunakan alas kaki bisa terkena pilek, ini memang bisa dibenarkan. Karena penularan flu dari udara, sedangkan kondisi ini akan membuat sistem imun menurun. Selain itu ada pakar kesehatan yang menyebutkan, jika ada efek negatif tanpa menggunakan alas kaki lebih dari satu jam.

Baca juga : Vaksin MR Terbukti Ampuh Mengatasi Penyakit Campak Jerman

Selain itu benerang saat hujan atau malam hari bisa menyebabkan pilek. Ini memang hal yang bisa dibetulkan, karena berenang di malam hari akan membuat air bersuhu lebih dingin. Namun ini salah jika Anda menafsirkan, benerang dengan orang yang sakit flu bisa tertular karena penularan flu melalui udara.

Konsumsi vitamin C saat sakit flu bisa menyembuhkan, ini sebuah mitos pilek yang tidak bisa dibenarkan. Jika mengkonsumsi sebelum pilek maka bisa mengatasinya, namun tidak akan memberikan efek samping terlalu banyak setelah mengalami pilek. Ada baiknya Anda konsumsi obat yang bisa mengatasi demam, pilek dan batuk.

Banyak orang menyebutkan jika tidur panjang bisa mengatasi pilek dan batuk, ini sebuah pendapat yang salah. Pasalnya pilek dan batuk bisa sembuh jika Anda makan teratur, memilih menu makanan sehat dan istirahat cukup. Sehingga tidak perlu tidur lebih panjang dari sebelumnya, namun saat pilek kondisi tubuh akan lebih lemah sehingga ingin tidur terus menerus. Padahal ini hanya akan memperburuk kondisi Anda.