Tuesday, September 22Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Mesin Pencarian Blokir Gambar Porno, Google Mengaku Tidak Tahu

Mesin pencarian populer Google, membuat pemblokiran gambar porno. Bahkan hal ini tidak diketahui oleh pihak google, namun Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) sebagai penyedia layanan internet (ISP) resmi di Indonesia memiliki kewenangan tersebut. Dimana sudah melakukan pemblokiran gambar-gambar porno yang dicari secara langsung dari google.

Hal ini juga cukup mengejutkan Jason Tedjasukmana, selalu Head of communication Google Indonesia, dimana mengatakan tidak mengetahui hal tersebut. Bahkan menegaskan, dirinya bahkan tidak tahu mengenai kebijakan terbaru dari Kominfo karena memang tidak ada konfirmasi atau koordinasi, bahkan pemberitahuan sebelumnya pada Google Indonesia.

Bahkan ketika diminta konfirmasinya, Jason hanya mengatakan jika belum bisa memberikan komentar apapun, dirinya bahkan belum melihat secara langsung sehingga belum tahu pastikan. Dimana belum menerima koordinasi dari Kominfo, meskipun demikian tidak akan memberikan penangguhan dari hal yang kurang menyenangkan tersebut.

Jason bahkan menjelaskan, jika Kominfo memberikan pemblokiran, biasanya akan disertai dengan adanya keluhan dari netizen. Namun sejauh ini tidak ada keluhan yang cukup besar atau sangat mengganggu dari gambar pornografi yang dimunculkan oleh mesin pencarian paling populer di dunia, sehingga bertanya dimana letak kesalahannya.

Ditambahkan kembali, jika Jason meminta media untuk bertanya pada ISP, dimana batasan untuk melakukan pemblokiran bahkan mempertanyakan level ISP. Sudah jelas, jika ada pemblokiran memang tidak membutuhkan izin google, karena ini sudah menjadi kewenangan pemenang ISP yang berada di bawah Kominfo.

Baca juga : Mozilla Membuat Dua Logo Baru Firefox Untuk Semua Layanan

Namun Jason memberikan penjelasan, jika mesin pencarian google sudah memiliki alogaritma yang akan memberikan pemblokiran secara otomatis pada gambar pornografi yang tidak perlu ditampilkan. Pasalnya sudah ada fitur ‘Safe Search’, ini akan melakukan pemblokiran langsung gambar-gambar porno mana saja yang tidak perlu dimunculkan.

Bagi semua pengguna yang sudah mengaktifkan fitur tersebut, maka tidak akan menemukan gambar porno, meskipun sudah memasukkan kata kunci spesifik yang mengarah pada gambar porno. Ini memang sangat bagus diterapkan jika menggunakan internet bersama, misalkan di rumah dengan anak-anak.

Bahkan Jason menegaskan, jika fitur ini sudah terbukti aman, karena anak di bawah umur tidak akan bisa mengakses gambar porno. Ini sudah mulai diterapkan pada semua pengguna, dimana mulai sadar dengan hal kecil yang sangat merugikan tersebut. Sehingga tidak diperlukan pemblokiran tanpa pemberitahuan sebelumnya ini.

Namun tanggapan pihak Google, di mentahkan oleh Semuel Abrijani Pangerapan, selaku Direktur Aplikasi Informatika (Aptika). Pasalnya pihaknya dan Kominfo memang tidak mengajak Google untuk melakukan pemblokiran, dimana nanti targetnya bukan hanya mesin pencarian populer di dunia yang berasal dari Amerika Serikat. Namun menargetkan seluruh dunia.

Dikatakan Semuel, jika memang sengaja jika mengikutsertakan Google dan akan langsung melakukan pemblokiran ISP saja. Ini akan lebih efektif, karena juga berlaku dengan mesin pencarain lainnya yang ada di Indonesia, sehingga diharapkan jika semua search engine bebas dari gambar porno sehingga aman di akses semua pengguna internet.

One Comment

Comments are closed.