Thursday, December 5Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Merpati Tidak Akan Gunakan Pesawat Jenis Ini Jika Diizinkan Beroperasi

Merpati Tidak Akan Gunakan Pesawat Jenis Ini Jika Diizinkan Beroperasi

Maskapai dengan plat merah yang sempat dinyatakan telah pailit, Merpati Nusantara akan segera beroperasi kembali. Hal ini diketahui setelah Majelis Hakim Pengadilan Niaga Surabaya mengabulkan proposal perdamaian yang diajukan PT Merpati NusantaraAirlines kepada kreditornya. Dengan adanya ketetapan alias keputusan tersebut, maka Merpati dinyatakan batal bangkrut.

“Majelis hakim telah mengesahkan proposal perdamaian yang diajukan oleh Merpati,” kata Corporate Secertary PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) yaitu Edi Winarto. Tentu hadirnya kembali Merpati yang sempat berjaya di penerbangan perintis Indonesia ini akan disambut baik oleh banyak kalangan. Walau belum ada kepastian lagi kapan Merpati akan beroperasi kembali, namun jenis armada pesawat yang nantinya akan dipakai telah dipilih.

Merpati dikabarkan tidak akan memakai pesawat besutan Boeing ataupun Airbus. Merpati akan memakai pesawat buatan Rusia, yaitu Irkut MC-21. Irkut sendiri adalah salah satu manufaktur pesawat asal Rusia yang telah memproduksi pesawat sipil, militer dan juga latih. Irkut juga tergabung di dalam United Aircraft Corporation (UAC) yang di dalamnya ada Sukhoi, MiG, Yakovlev, Tupolev, Beriev, Ilyushin dan juga yang lain sebagainya.

Seperti dilansir dari eng.irkut.com, Irkut MC-21 sendiri merupakan pesawat dengan kapasitas 150-212 penumpang. Irkut sendiri juga menamai pesawatnya dengan sebutan MC yang berarti singkatan Magistralny Samolyot 21 veka ataupun Airliner dari abad ke-21. Kehebatan pesawat Irkut MS-21 ini sudah tidak perlu lagi diragukan.

Mengusung mesin turbin jet ganda, avionik canggih yang juga modern, MC-21 akan bersaing dengan Airbus 320 dan juga Boeing 737 Max. Saat ini maskapai penerbangan yang akan mengoperasikan MC-21 yaitu Aeroflot. Aeroflot diketahui telah memesan 50 unit pesawat besutan Irkut ini. Dilihat dari harga, MC-21 rupanya lebih murah ketimbang Boeing 737 ataupun Airbus 320.

MC-21 juga diklaim mampu lebih cepat dari dua kompetitornya tersebut. MC-21 mampu terbang dengan kecepatan 870 km/per jam. Sementara Boeing 737 dan juga Airbus 320 ‘hanya’ 828-842 km/per jam. Jarak jelajah dari MC-21 sendiri telah mencapai 600 km. Jadi kita tunggu saja kiprah dari Merpati Nusantara dalam sengitnya bisnis penerbangan di Indonesia saat ini.