Monday, August 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Mengapa Tunjangan Cuti Dirut BPJS Bisa Sampai Sepertiga Miliar

Mengapa Tunjangan Cuti Dirut BPJS Bisa Sampai Sepertiga Miliar

Pemerintah menaikkan tunjangan cuti tahunan Dewan Pengawas dan Dewan Direksi BPJS sebanyak 2 kali lipat. Jika dalam aturan lama, tunjangan cuti tahunan diberikan maksimal 1 kali gaji dalam setahun, maka di aturan baru besarnya mencapai 2 kali gaji atau upah. ā 

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan mengungkapkan, gaji dirutnya sebesar Rp 150 juta per bulan. Sehingga dengan kenaikan tunjangan cuti tahunan ini, besarannya bisa mencapai Rp 300 juta per tahun.

Kenaikan tunjangan cuti tahunan bagi Dewan Pengawas dan juga Dewan Direksi BPJS, dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan atau PMK No. 112/PMK.02/2019. Beleid tersebut mengubah PMK sebelumnya yakni No. 34/PMK.02/2015.

Jika dalam aturan yang lama, tunjangan cuti tahunan diberikan maksimal 1 (satu) kali dalam setahun dengan besaran 1 (satu) kali gaji atau upah. Maka di aturan yang baru besarnya mencapai 2 (dua) kali gaji atau upah.

Tunjangan cuti tahunan itu sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 11 diberikan kepada anggota Dewan Pengawas dan anggota Direksi dengan ketentuan. Pertama, paling banyak 1 (satu) kali didalam 1 (satu) tahun. Kemudian, paling banyak 2 (dua) kali Gaji ataupun Upah, demikian dinyatakan dalam Pasal 12 PMK No. 112/PMK.02/2019.

Mengacu Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011, BPJS ini melingkupi BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Dalam sebuah rapat dengan Komisi IX DPR beberapa waktu silam, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan mengungkapkan, gaji dirutnya sebesar Rp 150 juta per bulan. Sehingga dengan kenaikan tunjangan cuti tahunan ini, besarannya bisa mencapai Rp 300 juta per tahun.

ā€œPeraturan Menteri ini juga mulai berlaku sejak tanggal diundangkan,ā€ begitu ditulis di penutup PMK tersebut. Sesuai dengan yang tercantum pada beleid tersebut, kenaikan tunjangan cuti tahunan itu berlaku 2 Agustus 2019. Adapun gaji atau upah Anggota Direksi dan Dewan Pengawas BPJS diatur dalam Perpres No. 110 Tahun 2013. Rinciannya adalah :

– Gaji Anggota Direksi yaitu sebesar 90 persen dari gaji direktur utama

– Gaji Ketua Dewan Pengawas yaitu sebesar 60 persen dari gaji direktur utama

– Gaji Anggota Dewan Pengawas yaitu sebesar 54 persen dari gaji direktur utama

Diminta konfirmasi soal kenaikan tunjangan cuti tahunan pimpinan BPJS ini, pejabat Kemenkeu menolak memberikan pernyataan. Dia meminta kumparan menanyakan langsung ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.