Monday, September 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Mau Tahu Manfaat Pisang Jika Kita Lihat Dari Warna Kulitnya

Mau Tahu Manfaat Pisang Jika Kita Lihat Dari Warna Kulitnya

Bukan menjadi rahasia lagi bahwa pisang termasuk salah satu buah yang tinggi nutrisi. Di balik tekstur lembut dan rasanya yang legit, terdapat kandungan vitamin, mineral, serat, hingga karbohidrat yang sangat baik bagi kesehatan. Pisang juga sering dimanfaatkan untuk camilan penambah energi untuk para atlet sebelum pertandingan. Tak hanya itu, bahkan diet dengan pisang pun pernah populer beberapa tahun lalu.

Meski begitu, ternyata masih banyak orang yang tak tahu bahwa pisang memiliki manfaat yang berbeda-beda tergantung tingkat kematangannya. Misalnya saja, semakin matang pisang yang kita makan, maka kandungan nutrisinya juga makin tinggi.

Selain itu, pisang yang memiliki bintik cokelat di permukaan kulitnya ternyata bersifat anti kanker. Dilansir Boldsky, pisang yang sering dianggap hampir busuk ini justru kaya antioksidan yang berguna menangkal radikal bebas dan meningkatkan kekebalan tubuh. Makin penasaran, kan, manfaat apa saja yang ada di dalam pisang mentang, matang, atau bahkan pisang yang terlalu matang? Yuk, intip infografik di bawah ini:

manfaat pisang

Siapa yang tak suka dengan rasa manis dan lembutnya pisang? Buah eksotis ini kerap menjadi pilihan makanan pengganjal ketika lapar menyerang. Teksturnya yang padat juga berserat dipercaya dapat menahan rasa lapar serta baik untuk kesehatan sistem pencernaan manusia.

Bukan hanya itu, melansir Food Ndtv, pisang tinggi akan kandungan kalium yakni mineral yang baik untuk kesehatan jantung, tekanan darah, dan menjaga fungsi otak. Jadi sudah dapat dipastikan, bagi mereka yang memiliki penyakit darah tinggi dapat menjadikan pisang sebagai buah yang berfungsi mengembalikan tekanan darah. Begitu pula jika kamu ingin jantung serta otakmu tetap sehat maka konsumsilah pisang.

Selain kalium, pisang juga kaya akan kandungan zat besi yang dapat melawan anemia. Zat besinya dapat meningkatkan jumlah sel darah merah (hemoglobin) sehingga kita tidak mudah kelelahan, sesak napas ataupun pucat.

Sementara mengutip Healthline, buah kuning ini juga mengandung potasium yang baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Dalam sebuah studi yang dilakukan pada remaja wanita berusia 13 tahun menemukan bahwa, mereka yang makan pisang 2-3 kali per minggu memiliki risiko terserang penyakit ginjal lebih rendah 33 persen dibandingkan mereka yang tidak makan buah ini sama sekali.

Pisang juga disebut sebagai makanan sehat bagi para atlet atau mereka yang gemar berolahraga. Kaya akan karbohidrat pisang mampu menambah energi, mengurangi risiko kram, serta nyeri otot. Begitu pula bagi kamu yang sedang menjalankan diet, pisang juga cocok dinikmati sebagai makanan sehat kaya gizi yang dapat membantu mengurangi lemak dalam tubuh. Biasanya ketika diet pisang kerap disantap saat waktu sarapan maupun ngemil.

Namun, apakah benar pisang boleh dimakan saat perut masih kosong yang biasa terjadi ketika sarapan? Mengutip Boldsky, meskipun pisang adalah salah satu makanan kaya manfaat, namun ada baiknya buah lonjong ini tidak dimakan ketika perut kosong. Ini dikarenakan, banyaknya kandungan kalium dan magnesium yang tinggi dapat menyebabkan ketidakseimbangan kadar mineral dalam tubuh.

Pisang juga memiliki sifat asam yang dapat memperburuk, dan menyebabkan masalah pada usus jika dikonsumsi saat perut kosong. Namun jangan khawatir, kamu masih dapat memasukkan pisang ke dalam agenda sarapanmu dengan syarat mencampurkannya bersama potongan buah lainnya untuk menyeimbangkan kandungan yang ada di dalamnya.

Misalnya saja, kamu bisa mencampurkan oatmeal ke dalam smoothies pisang buatanmu yang dapat menjadi minuman sehat di pagi hari. Atau, kamu juga bisa mencampurkan potongan pisang, dengan stroberi, dan menikmatinya bersama seporsi yoghurt segar. Dengan mencampurkan pisang bersama makanan sehat lainnya, maka kamu dapat tetap menikmatinya sebagai santapan sarapan sehat yang mengenyangkan.