Thursday, December 5Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Mau Tahu Kenapa Pria Sangat Tertarik Pada Payudara Wanita

Mau Tahu Kenapa Pria Sangat Tertarik Pada Payudara Wanita

Bagi kebanyakan pria, jaringan lemak yang berada di bagian dada wanita memang merupakan suatu daya tarik yang sangat menggoda. Sejauh ini para peneliti pun masih belum mengungkap secara pasti alasan di balik ‘kecintaan’ pria pada payudara. Akan tetapi sudah banyak teori dan studi yang mencoba memberikan penjelasan mengenai hal ini.

Dilansir Live Science, Kelenjar susu adalah salah satu ciri khas dari mamalia seperti manusia dan singa. Namun pada manusia, ini menjadi unik. Disadari ataupun tidak, manusia memang telah memberikan kelenjar susu ini sebuah peran seksual yang besar.

Antropolog bernama Owen Lovejoy pun berpendapat begini. Yaitu evolusi telah memberikan tanda unik di sekitar bagian reproduksi wanita dan pria untuk menarik pasangan. Tak hanya pada organ reproduksi, evolusi juga telah berhasil memberi tanda unik seksual pada payudara wanita.

Evolusi menjadikan payudara sebagai cara untuk memberikan sinyal bahwa wanita tersebut memiliki nutrisi yang cukup, menjadikannya sebagai kandidat pasangan yang menjanjikan untuk bereproduksi.

Dalam sebuah studi di tahun 2004, ditemukan bahwa wanita dengan payudara yang besar memiliki tingkat hormon estradiol mid-cycle lebih tinggi. Hormon tersebut diketahui dapat meningkatkan kesuburan seseorang.

Selain itu juga, ada studi yang menemukan bahwa pria menyukai payudara yang besar serta ukuran pinggang hingga pinggul yang besar. Hal ini mendukung pendapat bahwa wanita dengan bentuk tubuh seperti jam pasir menyampaikan kesan muda dan kesuburan.

Alami atau Diajari?

Kendati demikian, masih banyak perdebatan dalam hal ini. Dalam sebuah studi dari 191 kebudayaan pada 1951, antropolog Clellan Ford dan ahli etologi Frank Beach melaporkan bahwa hanya 13 dari ratusan kebudayaan tersebut yang menganggap payudara penting secara seksual bagi pria.

Sebanyak 13 kebudayaan juga pernah melakukan stimulasi pada payudara saat melakukan hubungan seks. Tetapi hanya tiga kebudayaan di antaranya yang menganggap payudara memiliki daya tarik seksual. Dalam pandangan budaya, pria secara biologis tidak begitu tertarik pada payudara. Tetapi para pria dapat dilatih sejak usia dini untuk menganggap payudara adalah suatu hal yang erotis.

Kepuasan Seksual?

Tugas utama payudara wanita tentu adalah untuk memberi makan anak. Hal ini juga membuat para peneliti menduga bahwa ketertarikan seksual pada payudara telah membajak sirkuit saraf menyusui dan menggunakannya untuk tujuan lain.

Baca Juga :

 

Larry Young, profesor ilmu penyakit jiwa di Emory University, yang mempelajari dasar neurologis dari sikap sosial, menduga bahwa evolusi manusia telah memanfaatkan sirkuit saraf yang aslinya berkembang untuk memperkuat hubungan antara ibu-bayi saat menyusui. Namun sirkuit saraf itu kini digunakan untuk memperkuat hubungan antarpasangan.

Hal ini membantu wanita itu untuk memfokuskan perhatian dan kasih sayang pada bayinya. Selain itu, dalam studi terbaru ditemukan bahwa stimulasi puting susu meningkatkan rangsangan seksual pada sebagian besar wanita.

Ketika pasangan seksual menyentuh atau merangsang payudara wanita, Young menjelaskan bahwa hal tersebut memicu pelepasan oksitosin di otak wanita, sama saat sedang menyusui. Tetapi dalam konteks ini, oksitosin membuat wanita memusatkan perhatiannya pada pasangan seksualnya, menguatkan keinginan untuk berhubungan dengan pasangannya. Dan evolusi secara tidak langsung telah membuat pria ingin melakukan hal tersebut.

Namun begitu, Young mengatakan dirinya belum melakukan studi yang cukup untuk mempelajari stimulasi payudara saat melakukan hubungan seksual dalam kebudayaan-kebudayaan yang berbeda. Hal ini menjadikan teorinya yang mengatakan bahwa evolusi telah membuat pria memiliki ketertarikan seksual pada payudara wanita masih dapat diperdebatkan.