Friday, July 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Maskapai Indonesia Ini Jadi Yang Paling On Time Sedunia

Maskapai Indonesia Ini Jadi Yang Paling On Time Sedunia

Garuda Indonesia tercatat sebagai maskapai paling tepat waktu atau on-time di dunia versi Official Aviation Guide (OAG). Dalam laporan On-Time Performance Airlines untuk periode April 2019, Garuda Indonesia menduduki peringkat pertama dari 157 maskapai global yang dinilai.

Rata-rata nilai ketepatan waktu, diukur berdasarkan jadwal kedatangan dan keberangkatan. Data diambil dari maskapai penerbangan berjadwal yang setidaknya telah melakukan 80 persen dari total penerbangan. “Penilaian hanya mencakup berdasarkan waktu di pintu keberangkatan atau kedatangan,” tulis laporan AOG dikutip kumparan, Senin (13/5).

Citilink Indonesia juga masuk ke dalam daftar maskapai paling tepat waktu di dunia, yakni berada di peringkat ke-29. Mengutip laporan keuangan Garuda Indonesia, maskapai pelat merah ini telah membawa 7,72 juta penumpang sepanjang kuartal I-2019. Total armada Garuda Indonesia mencapai 144 unit pada tahun 2017. Daftar 10 Maskapai Dunia Paling Tepat Waktu:

  1. Garuda Indonesia: ontime 95,5%
  2. LATAM Airlines Ecuador: ontime 94,6%
  3. AirDo: ontime 93,7%
  4. Safair: ontime 92,0%
  5. Go Air: ontime 91,4%
  6. Aeroflot Russian Airlines: ontime 91,2%
  7. Fuji Dream Airlines: ontime 90,8%
  8. AirAsia India: ontime 90,6%
  9. Copa Airlines: ontime 90,3%
  10. Skymark Airlines: ontime 89,9%

Dari beita lain yang masih mengenai Garuda Indonesia menyatakan bahwa laporan keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau GIAA tahun 2018 diprotes oleh dua komisarisnya. Dua Komisaris itu yakni Chairal Tanjung dan Doni Oskaria. Keduanya mempertanyakan pemasukan pendapatan dari kerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi sebagai perusahaan yang memasang infrastruktur WiFi gratis di seluruh pesawat Garuda Group.

Dari kerja sama itu, Garuda sejatinya memang memperoleh pendapatan baru sebesar USD 239,94 juta dan USD 28 juta yang didapatkan dari bagi hasil dengan Sriwijaya Air. Transaksi itu sudah diakui sebagai pendapatan di laporan keuangan 2018 meski uangnya belum diterima. Lalu kapan sebenarnya penumpang bisa menikmati layanan WiFi gratis di Garuda Group, khususnya Garuda Indonesia?

Direktur Keuangan Garuda Indonesia Fuad Rizal mengatakan, hingga kini penumpang pesawat Garuda Indonesia memang belum bisa menikmati layanan ini. Sebab, perusahaan masih menunggu rekomendasi keselamatan dari produsen pembuat pesawat, Airbus. “Kami masih menunggu dari Airbus sebagai manufaktur karena memang harus dapat izin terkait safety (keselamatan),” kata dia kepada kumparan, Senin (2/5). Fuad enggan mengatakan kapan rekomendasi dari Airbus ditargetkan keluar untuk pemasangan WiFi gratis di maskapai Garuda.

Padahal, sebelumnya layanan WiFi gratis di Garuda Indonesia dijanjikan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Danadiputra atau Ari Askhara bisa dinikmati penumpang Garuda Indonesia per Maret 2019. “Kita percepat sekarang ke Airbus-nya supaya cepet keluar dan segera terpasang di pesawat,” tutur Fuad.

Hingga kini, layanan WiFi gratis baru bisa dinikmati di beberapa pesawat Citilink Indonesia yang merupakan anak usaha Garuda Group. Citilink pertama kali meluncurkan layanan ini pada akhir Desember 2018 bersama Direktur Utama Mahata Aero Teknologi, Muhammad Fitriansah.