Thursday, December 5Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Mahasiswa Unitas Yang Tewas Karena Dianiaya Senior Juga Alami Hal Ini

Mahasiswa Unitas Yang Tewas Karena Dianiaya Senior Juga Alami Hal Ini

Reka ulang kasus tewasnya mahasiswa Universitas Taman Siswa (Unitas) di Palembang, Sumsel, Muhammad Akbar, saat mengikuti diksar Menwa pada 16 Oktober digelar Senin (11/11/2019). Reka adegan ini diikuti oleh tiga tersangka, puluhan saksi, baik peserta maupun panitia dan korban yang diperankan olen peran pengganti.

Jaksa penuntut dari Kejari Ogan Ilir dan penasihat hukum tersangka serta keluarga korban juga turut dihadirkan menyaksikan reka adegan itu. Puluhan personel polisi yang berseragam maupun pakaian sipil mengawal reka adegan yang disaksikan Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi.

Saat dilakukan reka adegan, terlihat jelas adanya tindak kekerasan dengan memukul dan menendang korban oleh tiga tersangka, R, IS, dan KI. Ketiga tersangka ini merupakan senior korban dari Menwa yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Palembang.

Diketahui panitia diksar itu berasal dari mahasiswa Muhammadiyah Palembang, sedangkan pesertanya dari Unitas. Akibat tindakan itu, Muhammad Akbar terjatuh dan terguling ke tanah sehingga harus mendapat perawatan dari panitia kegiatan.

Di adegan lain terlihat juga salah satu tersangka menendang kemaluan korban dari belakang saat korban hendak beraktivitas di pagi hari. Korban bahkan sempat terguling di lapangan sambil memegang kemaluannya karena kesakitan. Ada juga adegan kaki dan tubuh korban diikat dengan tali tambang oleh salah satu senior.

Namun, menurut pelaku yang mengikat, tindakan itu dilakukan untuk meluruskan kaki korban yang keram dan tidak bisa berjalan. Aksi kekerasan ini tidak hanya dilakukan oleh ketiga tersangka. Bahkan sejumlah mahasiswa lain yang merupakan senior dan panitia terlihat turut melakukan kekerasan. Sehingga akan berpotensi jumlah tersangka bisa bertambah.

Seperti yang diberitakan, seorang mahasiswa dari Universitas Taman Siswa Palembang tewas. Mahasiswa itu saat mengikuti kegiatan diksar Menwa di Desa Tanjung Baru Ogan Ilir pada 16 Oktober. Dari hasil penyidikan, polisi akhirnya menetapkan tiga tersangka yang merupakan senior korban.

Tangis Histeris Ibu Mahasiswa UNITAS

Tangis histeris ibu Muhammad Akbar, yang anaknya adalah mahasiswa UNITAS Palembang. Yang mana anaknya tewas kejang-kejang setelah organ vitalnya ditendang senior. Ibunya pun meminta pelaku dihukum mati.

Reka adegan tewasnya Muhammad Akbar, seorang mahasiswa UNITAS Palembang yang telah dianiaya senior. Ia dianiaya ketika mengikuti Diksar Menwa 16 Oktober 2019 silam akhirnya dilakukan Senin (11/11/2019). Dalam reka adegan tersebut, terlihat para pelaku itu menendang organ vital Muhammad Akbar hingga korban berguling-guling kesakitan.