Sunday, September 27Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

LPI Anugerahkan Gelar Ini Kepada Ratna Sarumpaet

LPI Anugerahkan Gelar Ini Kepada Ratna Sarumpaet

Nampaknya berita-berita mengenai Ratna Sarumpaet tidak berhenti mengisi layar kaca dan sosial media sampai saat ini. Berita dari penganiayaan sampai kabar hoaks yang dilakukannya bahkan masa lalunya makin menarikĀ  untuk diperbincangkan. Dan akhirnya belakangan ini Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menganugerahkan label Ibu Hoax Indonesia kepada Ratna Sarumpaet. Pemberian gelar dan penghargaan ini sebagai buntut dari kebohongan Ratna terkait kabar pengeroyokan dirinya di Bandung beberapa waktu lalu.

Sementara itu Direktur LPI, Boni Hargens menyatakan penghargaan ini diberikan karena Ratna telah berhasil menguak arus politik baru di Indonesia. Boni Hargens menyatakan, ada baiknya kita memberikan apresiasi pada Ratna Sarumpaet yang setinggi-tingginya dengan menganugerahkan sebuah penghargaan sebagai Ibu Hoax Indonesia berkat jasa baiknya dalam membuka kotak pandora kebohongan yang menjadi arus baru politik di Tanah Air.

LPI juga mendukung Ridwan Kamil untuk ditetapkannya tanggal 3 Oktober sebagai Hari Hoaks Nasional. Karena kebohongan Ratna sudah membuat bangsa Indonesia heboh dan berpotensi terpecah belah. LPI mempertimbangkan tanggal 3 Oktober ini sebagai Hari Hoaks Nasional sebagai pengingat pada generasi selanjutnya bahwa ada satu titik sejarah dimana telah terjadi kebohongan terbesar di Indonesia yang mengancam peradaban.

Bagi Boni, kejadian ini bisa menjadi pembelajaran untuk bangsa Indonesia ke depannya karena hoaks adalah musuh bangsa yang harus dibasmi bersama. Peringatan ini sangat penting karena bisa menjadi alarm untuk menyadarkan generasi selanjutnya bahwa hoaks adalah musim demokrasi dan musuh peradaban manusia di seluruh dunia. Dalam acara itu, LPI memberikan piagam bertuliskan Hoax kepada seorang ibu yang memakai topeng bergambar Ratna Sarumpaet.

Semoga di masa depan Indonesia dan Dunia, para elite politiknya tidak mudah tertipu kabar-kabar hoaks yang belum jelas kebenarannya. Karena seharusnya para elite politik adalah orang pintar yang tidak mudah tertipu oleh berita murahan macam pernyataan Ratna Surampaet itu. Lebih teliti pada segala berita dan bijak dalam menyikapi segala hal yang terjadi tentunya bisa lebih membantu Indonesia untuk berubah menjadi negara yang lebih baik.