Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Lima Jenderal Di balik Kekuatan Jokowi dan Prabowo

Lima Jenderal Di balik Kekuatan Jokowi dan Prabowo

Pemilihan Presiden 2019 masih akan berlangsung kurang dari setahun dan animonya saat ini hanya kalah dari Perhelatan Asian Games saja. Jokowi saat ini disibukkan dengan perhatiannya kepada para atlet Indonesia yang berlaga di Asian Games sedangkan Prabowo masih sibuk menebar pesona untuk mendapatkan dukungan di Pilpres 2019 nanti.

Jokowi akan berpasangan dengan Ma’ruf Amin seorang Ketua MUI saat ini sedangkan Prabowo ditemani oleh Sandiaga Uno yang saat ini masih menjabar sebagai wakil Gubernur DKI Jakarta. Ada kesamaan di antara kedua pasangan Capres dan Cawapres untuk pemilihan Presiden di tahun 2019 nanti.

Dan itu adalah latar belakang militer yang dimiliki oleh kedua pendukung Capres dan Cawapres tersebut. Ada beberapa Jenderal Bintang Empat yang sudah Purnawirawan yang masuk dalam kedua kubu. Dan Jenderal-jenderal itu akan menjadi kekuatan untuk Prabowo dan Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2019 nanti.

Yang pertama ada Moeldoko yang berada dalam kubu jokowi. Bahkan Moeldoko dipercaya sebagai Wakil Ketua Tim Nasional Kampanye Jokowi dan Ma’ruf Amin. Dan masuknya Moeldoko tentu merupakan hal yang sangat positif bagi pemenangan Jokowi-Ma’ruf. Moeldoko merupakan tokoh militer yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia. Ia juga pernah menjabat sebagai Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Yang kedua ada Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan lulusan terbai akademi militer nasional angkatan tahun 1970. Ia pernah menjabat sebagai Staf Kepresidenan RI, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan dan juga pernah menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman. Meski tidak masuk tim pemenangan kampanye Jokowi namun dipercaya Luhut sangat dekat dengan Jokowi.

Yang ketiga ada pula Jenderal bintang empat lainnya yang mendukung Jokowi yaitu KSAL Laksamana (Purn) Marsetio yang masuk dalam tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut.

Yang keempat datang dari kubu Prabowo yaitu Djoko Santoso yang merupakan mantan Panglima TNI. Djoko menjadi Ketua pemenangan Kampanye Prabowo-Sandi. Djoko juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Dan yang kelima dan yang paling teranyar adalah Susilo Bambang Yudhoyono yang pada menit terakhir akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan koalisi pendukung Prabowo-Sandi. SBY merupakan Presiden RI yang ke-6 yang dua kali memenangkan Pemilihan Presiden yang berarti 10 tahun menjabat sebagai Presiden. Prabowo sendiri yang meminta SBY menjadi mentorya untuk Pilpres 2019.

One Comment

Comments are closed.