Monday, November 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Kominfo Akhirnya Blokir Tik Tok, Apakah Akan Di Buka Kembali?

Delapan Domain Name System (DNS) Tik Tok akhirnya secara resmi diblokir pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika, aplikasi musik singkat ini memang banyak digemari akhir akhir ini. Namun tidak jarang banyak keluhan bahkan laporan dari masyarakat tentang aplikasi terbaru tersebut, hal ini membuat Kominfo mengambil langkah tegas untuk membuat pemblokiran sementara.

Hal ini disampaikan langsung oleh Rudiantara, dimana sudah melakukan pemblokiran Tik Tok pada selasa (03/07/2018) siang lalu. Hal ini karena selama satu bulan terakhir, sudah melakukan pengawasan dan menerima lebih dari dua ribu laporan langsung dari masyarakat tentang aplikasi musik tersebut.

Sudah jelas banyak pengguna tik tok tidak terima dan mulai mempertanyakan alasan mengapa kominfo melakukan pemblokiran. Hal ini karena terdapat banyak konten negatif, bahkan banyak penonton adalah anak-anak di bawah umur yang tidak seharusnya menyaksikan tontonan tersebut.

Rudiantara sudah berdiskusi dengan beberapa kementerian lainnya, guna mengambil keputusan tegas hingga melakukan pemblokiran. Hal ini mulai dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan juga mengandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA), mengingat ada puluhan ribu konten tidak sehat, dimana anak-anak menjadi korban utama yang mirisnya tidak diketahui oleh para orang tua.

Baca juga : Highest Hope Organisasi Perlindungan HAM Besutan Panic! At The Disco

Selain itu, ada sejumlah petisi bertanda tangan di dunia maya, melalui situs chance.org, meminta pada Kominfo untuk memberikan tindakan tegas berupa pemblokiran pada aplikasi tik tok. Pasalnya bukan lagi memberikan manfaat, namun banyak konten yang tidak seharusnya yang tersebar secara bebas dan cepat. Kini tercatat sudah ada 124 ribu pendukung dan diperkirakan jumlahnya akan semakin bertambah, setelah dikeluarkan pemblokiran tersebut.

Pihak Kominfo nampaknya sudah memberikan teguran, namun tidak diindahkan sehingga opsi pemblokiran yang harus dilakukan. Ini sama halnya saat menangani kasus platform Bigo, namun pihak Bigo memberikan respons cepat, sehingga Kominfo melepas blokir dan sudah bisa digunakan kembali.

Masih ada kesempatan tik tok kembali bisa digunakan, asalkan pihak platform bisa memberikan jaminan untuk menjaga kualitas konten dan memberikan batasan. Bahkan siap untuk melakukan pembersihan konten yang dirasa tidak layak ditonton, ini bisa membuat pihak Kominfo membuka kembali akses pengguna di seluruh Indonesia.

Nampaknya ini mendapatkan tanggapan cepat, karena pihak tik tok akan segera mendatangi kantor Kominfo guna memenuhi panggilan sebelumnya. Bisa dibilang memang ada banyak pihak yang merasa diuntungkan, mulai dari pembuat akun tik tok dan penggunanya. Namun jika memang ada banyak konten buruk dan tidak layak tonton, maka Kominfo berhak memblokir selamanya.

Related Post

Gempa dan Tsunami Terjang Donggala Dan Palu Dari S... Indonesia kembali berduka, kali ini datangnya dari Donggala dan Palu yang pada hari jumat petang kemarin dilanda gempa dan tsunami yang meluluh lant...
Pesan Terakhir Kate Spade Untuk Putrinya Kemarin dunia fashion sempat heboh dengan berita kematian Kate Spade, bahkan saat ditemukan tidak bernyawa dengan cara bunuh diri. Hal yang memang ban...
Cara Kalibrasi Baterai Android Cara kalibrasi baterai Android kerapkali ditanyakan oleh para pengguna ponsel, karena salah satu permasalahan yang paling sering menimpah smartphone...
Inilah Preview Teknologi Ter-Anyar Iphone X: The F... iPhone X atau dibaca iPhone Ten baru saja dipresentasikan untuk pertama kalinya di dunia lewat Apple Special Event tengah malam barusan. Acara yang ...

2 Comments

Comments are closed.