Saturday, September 26Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Komentar Pedas Mario Gomez Yang Akan Tinggalkan Persib Pada Manajemen

Komentar Pedas Mario Gomez Yang Akan Tinggalkan Persib Pada Manajemen

Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez kali ini memantapkan dirinya untuk tinggalkan Persib musim depan. Ancaman meninggalkan Persib ini bukan pertama kali disuarakan Gomez. Kali ini jelang pertandingan lawan PSM Makassar, Gomez kembali mengungkapkan kekesalannya pada menajemen yang menaungi Persib, Selasa (23/10/2018).

Gomez merasa semenjak timnya diberikan sanksi oleh Komdis PSSI hanya bobotoh yang memberikan dukungan pada klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Ia pun mengatakan sebenarnya ia berat meninggalkan bobotoh. Bahkan, ia berujar ia mau bersama bobotoh hingga 10 tahun, namun tidak dengan menajemen.

“Saya tahu, menajemen juga tahu, bahwa saya tidak akan meneruskan kontrak di tahun 2019 nanti dengan persib. Untuk pemain, fans, tentu saja saya mau hingga 10 tahun, namun karena manajemen tidak, maka saya tidak mau bertahan,” ujar pelatih asal Argentina ini yang dikutip dari salah satu portal berita di Jawa Barat. Kecintaannya pada Persib dan Bobotoh tidak sejalan dengan menajemen yang ia rasa semakin menurunkan performa.

“Saya suka Persib, cinta Bandung, cinta para fans, dan tentu saja cinta para pemain saya, saya cinta semua yang ada di sana. Suporter kami mengatakan jangan pergi”, namun manajemen tidak berubah. Mereka enggak berkembang, mereka menurun, itulah bedanya,” tambahnya. Niatnya untuk meninggalkan Persib ini sebelumnya telah ia rencanakan tiga bulan yang lalu karena merasa menajemen di Persib tidak mengalami perubahan.

“Saya ingat ketika tiga bulan lalu kami berangkat menuju Bali dan saya mengatakan jika situasi tidak berubah maka saya yang akan pergi dari Persib,” ujarnya. Tekadnya untuk meninggalkan Maung Bandung pun sudah bulat bahwa tahun ini merupakan tahun pertama dan tahun terakhir bagi Gomez bersama Persib. Bahkan, jika menajemen menawarinya untuk kembali Persib, Gomez pun akan menolaknya.

“Tapi jika di tahun 2019 manajemen menawarkan maka saya akan bilang tidak. Tapi manajemen melalui Pak Glenn Sugita memberi kesempatan untuk tetap berada di Persib. Saya ucapkan terima kasih, tapi maaf saya tidak bisa melanjutkan. Karena saya suda bilang ke dia sebelumnya, bahwa saya tidak mau lanjut bekerja dengan Anda. Terima kasih, tapi tidak. It’s ok, ini masih personal tapi saya tidak setuju, asisten saya juga tidak,” katanya.

Sebelumnya, ancaman Gomez untuk meninggalkan Persib juga pernah ia lontarkan pasca timnya mendapatkan hukuman dari PSSI. Gomez merasa sanksi yang diberikan kepada klubnya sangat berat. “Tentu saja, ini berlebihan. Saya tidak mau bermain jika seperti ini. Kami lebih baik untuk tidak bermain,” tutur Mario Gomez dengan nada kecewa yang dikutip oleh Bolasport.com, pada hari Minggu (13/9/2018).

Sementara di Bulan Agustus, Gomez juga mengancam untuk hengkang karena permintaan gaji. Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono menerangkan permintaan kenaikan gaji dan bonus yang disampaikan oleh pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, menjadi perhatian khusus dari manajemen Persib Bandung. Sementara pentolan bobotoh Arlan menganggap permintaan Mario Gomez kepada manajemen sangatlah wajar. Sebab, kerja keras Mario Gomez bersama Persib Bandung sudah terbukti. Mario Gomez mampu membawa Persib Bandung berada di puncak klasemen.

“Saya kira Mario Gomez wajar meminta lebih, karena target yang diberikan manajemen di awal itu kan hanya lima besar tapi Mario Gomez bisa membawa sampai di puncak. Itu kan harus diapresiasi. Manajemen harus melihat ada kerja keras yang dilakukan Mario Gomez untuk membawa Persib berada di puncak klasemen sekarang,” katanya.