Tuesday, June 2Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Kisah Para Korban Selamat Dari Aksi Penembakan KKB Di Papua

Kisah Para Korban Selamat Dari Aksi Penembakan KKB Di Papua

Salah seorang saksi yang berhasil selamat dari peristiwa penembakan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yaitu Jimmy Aritonang, menceritakan upaya ia dan para rekannya untuk menyelamatkan diri dari aksi separatis. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari Kapendam XVII/Cenderawasih, yaitu Kolonel Inf Muhammad Aidi, Jimmy dan ke-24 lainnya digiring oleh KKB menuju Kali Karunggame dalam kondisi tangan terikat, pada tanggal 1 Desember 2018. Korban dikawal oleh 50 personel KKB.

“Keesokan harinya, Minggu tanggal 2 Desember 2018 pukul 07.00 seluruh pekerja dibawa berjalan kaki dalam keadaan tangan terikat menuju bukit Puncak Kabo. Di tengah jalan, lalu mereka dipaksa berbaris dengan formasi 5 saf dalam keadaan jalan jongkok” ujar Kapendam dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Okezone, hari Rabu (5/12/2018).

Tidak lama kemudian, para KKB secara sadis langsung menembak para pekerja itu. Akibat kejadian itu pun, para pekerja tewas di tempat. Namun ternyata ada 11 pekerja lainnya yang pura-pura mati terkena tembakan, untuk selanjutnya mereka melarikan diri. “Sebagian pekerja telah tertembak mati di tempat, sebagian lagi berpura-pura mati terkapar di tanah” ujarnya.

KKB pun kemudian meninggalkan para korban untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju bukit Puncak Kabo. Sebanyak 11 orang yang berpura-pura mati itu kemudian berusaha untuk bangkit dan akhirnya melarikan diri. Nahasnya, terang Aidi, usaha mereka untuk melarikan dilihat oleh KKB. KKB pun kemudian melakukan pengejaran terhadap ke-11 orang yang berusaha kabur dengan luka tembak tersebut.

“5 orang berhasil tertangkap dan digorok oleh KKB (meninggal di tempat), sedangkan 6 orang berhasil melarikan diri ke arah Mbua dimana 2 orang di antaranya belum berhasil ditemukan,” ujar Aidi. Ia pun melanjutkan, 4 orang lainnya di antaranya yaitu saksi Jimmy Aritonang, berhasil selamat setelah diamankan oleh para anggota TNI di Pos Yonif 755/Yalet di Mbua.

Kapendam juga mengatakan, menurut keterangan Jimmy Aritonang, jumlah korban yang dipastikan meninggal dunia akibat dibantai oleh KKB di lereng bukit Puncak Kabo adalah 19 orang. Sementara itu, pada tanggal 4 Desember 2018, TNI/Polri telah berhasil menduduki wilayah Mbua. “Personel TNI/Polri kemudian akhirnya menyelamatkan dan mengevakuasi korban,” terangnya.