Wednesday, April 1Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Kini Ada Ruang Untuk Membaca Buku Di Stasiun MRT

Kini Ada Ruang Untuk Membaca Buku Di Stasiun MRT

Pemprov DKI terus berupaya mendorong minat baca masyarakat. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta adanya ruang literasi di sejumlah fasilitas umum yang menyediakan buku bagi masyarakat

“Kami di Jakarta ingin agar lebih kuat lagi mendorong program-program terkait literasi di mana satu sekolah. Kemudian yang kedua adalah di ruang-ruang, ketiga ruang ketiga ini adalah seperti stasiun kemudian arena-arena umum itu akan kita bangun lebih banyak perpustakaan. Dan juga tempat-tempat penjualan buku,” kata Anies di JCC Senayan, Rabu (4/9).

Anies menuturkan, stasiun MRT menjadi salah satu tempat yang diharapkan dapat menyediakan perpustakaan bagi penumpang. Menurutnya, sepanjang perjalanan, penumpang MRT dapat menggunakan waktunya untuk membaca buku.

“Saya minta di semua stasiun MRT agar disiapkan tempat perpustakaan. Bukan perpus besar tapi hanya rak-rak buku di mana penumpang bisa mengambil buku untuk baca. Lalu setelah itu bisa dibaca sepanjang stasiun nanti bisa dikembalikan di stasiun tempat dia akan turun. Iya, (perpustakaan MRT) harus tahun ini,” kata dia.

Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) kini memiliki Ruang Baca Jakarta. Masyarakat bisa membaca bahkan meminjam buku untuk dibaca sepanjang perjalanan saat menaiki MRT. Ruang Baca Jakarta itu diresmikan oleh Gubernur DKI Anies Baswedan. Mantan Mendikbud itu ingin mendorong gerakan membaca di Ibu Kota.

“Tujuan kita itu adalah membangun gerakan baca buku, kita menyadari pentingnya literasi bagi sebuah masyarakat. Apalagi di kota seperti Jakarta, di mana kita jadi bagian dari kota global,” ujar Gubernur DKI Anies Badwedan saat secara simbolik meresmikan Ruang Baca Jakarta di Stasiun MRT Bundaran HI, Minggu (8/9).

Ruang Baca Jakarta ditempatkan di dekat mesin tap-in MRT. Teknisnya, masyarakat bisa meminjam buku di stasiun asal (stasiun keberangkatan) dan dikembalikan di stasiun tujuan. “Di dalam perjalanan dari stasiun ke stasiun lain itu ada yang kita tawarkan ke masyarakat. Silakan ambil buku di sepanjang perjalanan, lalu silakan kembalikan di stasiun berikutnya,” ujar Anies.

Dirut MRT William Sabandar yang mendampingi Anies mengatakan program ini bekerja sama dengan Yayasan Baca Buku Jakarta untuk membantu mengumpulkan donasi buku. Lewat program ini, kata William, pihak MRT juga mengajak masyarakat untuk menyumbangkan buku.

“Di setiap stasiun akan ada dropbox yang tadi sudah dicontohkan Pak Gubernur. Itu ada dropbox di setiap itu, masukkan bukunya di situ. Dan memang dropbox-nya kelihatannya tidak besar, karena yang kita sarankan itu buku-buku tipis, ya, buku-buku kecil,” tutur William.

Setelah meresmikan Ruang Baca Jakarta di Bundaran HI, Anies lalu melanjutkan perjalanan ke stasiun Lebak Bulus. Di sana, Anies turut melihat Ruang Baca Jakarta yang sama seperti di Bundaran HI.