Saturday, February 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Siap Dapatkan Dana Rp 2,42 Triliun

Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Siap Dapatkan Dana Rp 2,42 Triliun

Erick Thohir akan menjual seluruh saham kepemilikannya di Inter Milan. Pebisnis Indonesia yang mengakuisisi Inter Milan pada 2013 tersebut akan menerima hasil penjualan saham senilai Rp2,42 Triliun. Saham kepemilikannya atas klub raksasa Italia Inter Milan saat ini sebesar 31,05 persen. Sisanya sebesar 68,55 persen dimiliki firma investasi asal Hongkong, Suning Holdings Group.

Saham 31,05 persen milik Erick Thohir rencananya juga akan serahkan seluruhnya ke Suning Holdings Group. Kini, negosiasi dua pihak sudah dimulai. Erick Thohir akan menerima 150 juta euro atau sekitar Rp 2,42 triliun dari hasil negosiasi penjualan sahamnya di Inter Milan. Dikutip tribunjogja.com dari Calciomercato via bolasport.com, pebisnis asal Indonesia itu dilaporkan bakal melego seluruh sahamnya di klub raksasa Liga Italia, Inter Milan.

Ia kini mempertimbangkan melepas kepemilikan sahamnya di Inter Milan. Sky Italia menyebut bahwa 31.05 persen saham yang dipunyai oleh Erick Thohir di Inter Milan bakal segera diserahkan kepada firma investasi asal Hongkong, Suning Holdings Group. Suning Holdings Group pun saat ini berstatus sebagai pemegang saham mayoritas di Inter Milan, yakni sebesar 68,55 persen.

Negosiasi antara pihak Suning dengan International Sports Capital—yang dipimpin oleh Thohir, kabarnya telah dimulai dan juga direncanakan untuk segera selesai pada Februari nanti. Pada dasarnya, kesepakatan kedua sudah dicapai. Namun, sebagai bentuk nyata konfirmasi persetujuan, hitam di atas putih dokumen pendukung harus segera dirampungkan.

Selain itu, juga akan ada rapat dewan terkait perubahan kondisi kepemilikan saham. Erick Thohir dikabarkan bakal segera menerima dana hingga 150 juta euro (sekitar Rp 2,42 triliun) dari hasil negosiasi ini. Sosok pria 48 tahun kelahiran Kota Jakarta tersebut itu sebelumnya mengakuisisi Inter Milan pada tahun 2013 menggantikan sang pemilik lama, yakni Massimo Moratti.

Lantas ia pun menjual sebagian besar kepemilikan sahamnya pada tahun 2016 kepada Suning Holdings Group. Saat ini lulusan National University of California itu juga menjabat sebagai direktur klub kasta ketiga Liga Inggris, Oxford United. Kita lihat saja apa yang akan terjadi dengan Inter Milan dan juga Erick Thohir di masa yang akan datang setelah keduanya berpisah dan menjalani hidup masing-masing. Apa Thohir berhasil membawa Jokowi dan Maruf Amin untuk menang Pilpres dan apakah Inter Milan bisa meraih prestasi di akhir musim ini atau musim depan.

Related Post

Pep Guardiola Tidak Heran Julen Lopetegui Dipecat ... Mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola, turut bersedih mendengar kabar pemecatan pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui. Real Madrid memang resmi mem...
Buzzer Politik yang Sudah Menjadi Mata Pencaharian... Ulasan Dunia - Setiap tahunnya selalu ada peta persaingan politik baru yang membuat para buzzer mulai berdengung. Mereka semua menggaungkan dukungan...
Jaksa Dan Pengacara Ahmad Dhani Ricuh Di PN Suraba... Tim kuasa hukum Ahmad Dhani terlibat adu mulut dengan sejumlah jaksa usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/2). Adu mulut...
Petarung UFC Ini Tantang Mantan Juara Dunia Tinju ... Walaupun kontroversinya telah seminggu berlalu namun nampaknya hingar bingar media mencari berita mengenai Khabib Nurmagomedov tidak berhenti-henti ...