Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Kesalahan Dalam Menyikat Gigi Yang Sering Kita Lakukan

Kesalahan Dalam Menyikat Gigi Yang Sering Kita Lakukan

Merawat gigi penting dilakukan sejak muda. Disadari atau enggak, gigi merupakan salah satu aset terpenting yang kamu punya. Kalau punya gigi yang rapi dan sehat, otomatis senyum jadi menawan dan enak dilihat. Kamu pun bebas nyengir sesuka hati tanpa perlu merasa insecure karena gigi berantakan atau kuning.

Merawat gigi tetap sehat dan bersih itu enggak sulit, kok. Kuncinya terletak pada cara menggosok gigi yang baik dan benar. Sayangnya, banyak di antara kamu yang malas dan asal-asalan membersihkan gigi. Penting untuk diketahui, menggosok gigi bukan cuma perkara odol mengeluarkan busa, lho.

Lebih dari itu, kamu harus memastikan selipan kotoran dan tempelan lemak pada gigi rontok sempurna di malam hari. Biar bisa evaluasi, kumparan merangkum sederet kesalahan menggosok gigi yang sering dilakukan milenial. Apa saja, sih?

  1. Gosok gigi kurang dari dua menit

Tahukah kamu, bahwa durasi menggosok gigi yang ideal (sekurang-kurangnya) adalah dua menit? Sayangnya, survei yang dimuat Metro UK dan Times of India menunjukkan mayoritas orang hanya betah menggosok gigi selama 45 detik saja. Cukup jauh di bawah durasi anjuran dokter gigi. Akibatnya, jumlah pasien penderita gigi berlubang, periodontitis, dan gingivitis di seluruh dunia masih sangat tinggi.

  1. Langsung gosok gigi sehabis makan

Hal ini enggak boleh dilakukan! Terlebih sehabis mengkonsumsi makanan asam atau minum wine. Langsung menggosok gigi sehabis makan bisa mengikis enamel gigi yang masih lembek pasca kontak dengan makanan. Kalau memang kepingin menggosok gigi, beri jeda minimal 30 menit. Kamu juga dianjurkan berkumur dengan mouthwash yang mengandung fluoride. Enggak mau gigi jadi gampang ngilu saat terkena minuman dingin atau makanan manis, bukan?

  1. Menyikat gigi terlalu keras

Ini dia nih, perilaku yang harus diperbaiki. Banyak orang menyikat gigi keras-keras dengan harapan gigi bakal jadi lebih bersih. Padahal, anggapan ini keliru. Menyikat gigi terlalu kencang bisa melukai gusi, bahkan membuat gusi makin turun. Kamu harus menyikat gigi perlahan dengan gerakan memutar, dengan fokus pada batas gigi dengan gusi.

  1. Keseringan kumur dengan mouthwash

Membersihkan mulut dengan mouthwash sah-sah saja, kok. Asal enggak dilakukan setiap hari. Ada banyak studi yang membuktikan kalau terlalu sering berkumur dengan mouthwash meningkatkan risiko kanker mulut. Kalau enggak kepepet (sedang traveling atau kehabisan pasta gigi), sebaiknya tetap gunakan cara konvensional, ya. Lebih bersih dan aman!

  1. Salah pilih sikat gigi

Ada yang kepingin murah, jadi asal-asalan memilih sikat gigi. Meski uang jajan terbatas, enggak ada salahnya kok, memilih sikat gigi berkualitas yang bulunya lembut. Selain ramah dan enggak menyakiti gusi, kamu bakal merasakan efek jangka panjangnya. Saat ini, ada banyak tipe sikat gigi dengan intensitas ketebalan bulu yang beragam. Yuk, mulai cocokkan dengan kebutuhan kamu biar gigi bersih dan sehat.