Sunday, May 31Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Kepala Sekolah Dipecat Karena Lakukan Hal Licik Nan Cerdik Ini

Kepala Sekolah Dipecat Karena Lakukan Hal Licik Nan Cerdik Ini

Kepala sekolah menengah atas di Hunan, China akhirnya dipecat setelah ketahuan sudah menumpang listrik sekolah untuk “menambang” mata uang virtual (cryptocurrency). Aksi ilegal ini terungkap berkat kecurigaan beberapa guru yang ada disana. Mereka sering mendengar suara berisik kipas berdesing dari pagi hingga malam hari. Ketika melapor ke sang kepala sekolah yang bernama Lei Hua, masalah ini malah diabaikan olehnya.

Hua bahkan meyakinkan para guru bahwa suara berisik tersebut adalah berasal dari kipas mesin pendingin (AC) dan juga perangkat-perangkat elektronik yang lain. Namun akhirnya para guru mulai mencium ada yang tidak beres. Apalagi, tagihan listrik bulanan di sekolah kemudian turut membengkak hingga mencapai 14.700 yuan atau sekitar Rp 31 juta.

Penambangan cryptocurrency semacam Bitcoin dan Etherum memang membutuhkan konsumsi listrik yang sangat besar. Pasalnya, komputer harus dipaksa untuk terus menerus bekerja keras demi menyumbangkan daya pemrosesan dalam memvalidasi transaksi di jaringan cryptocurrency, sehingga akhirnya penambang bisa mampu mendapat imbalan berupa koin digital yang baru dibuat.

Dalam kasus Hua ini, ia menghubungkan delapan alat penambang di ruangan komputer sekolah untuk dirinya sendiri. Praktik ini pun ternyata sudah setahun ia jalani, sejak tahun 2017 hingga belakangan akhirnya terendus. Lei Hua juga mengaku sebelumnya telah menambang Etherum di dalam rumahnya. Namun, setelah sadar konsumsi listriknya telah membengkak, ia pun diam-diam langsung memanfaatkan fasilitas sekolah, sebagaimana dihimpun oleh KompasTekno, Senin (12/11/2018), dari sumber BBC.

Bukan hanya itu, Hua bahkan juga mengajak wakil kepala sekolah untuk berinvestasi cryptocurrency Etherum melalui dirinya. Termakan oleh buaian, sang wakil kepala sekolah pun lantas membeli mesin penambang kesembilan untuk akhirnya dijalankan oleh Lei Hua sejak bulan Januari 2018. Gara-gara ulahnya ini, Hua akhirnya dipecat pada Oktober lalu. Sementara itu, sang wakil kepala sekolah juga diberi peringatan keras.

Nampaknya mata uang bitcoin ini memang telah menyilaukan banyak para pemerhati dunia teknologi. Bolehlah berusaha menambang bitcoin tapi tentunya dengan usaha dan modal sendiri bukan dengan melakukan hal-hal yang akhirnya bersifat kecurangan dan bahkan membuat kita masuk ke dalam tindakan kriminal.