Thursday, October 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Kenapa Puasa Bisa Meningkatkan Berat Badan ?

Puasa Meningkatkan Berat Badan

Anda tentu berharap dengan menjalankan ibadah puasa dan mengurangi makan bisa menurunkan berat badan, tanpa harus melakukan diet ketat. Namun apa yang terjadi saat mengukur berat badan di timbangan, berat badan mengalami peningkatan, kenapa bisa demikian?

Bagaimana bisa puasa dengan intensitas makan dan minum terbatas bisa membuat peningkatan berat badan? Ternyata hal ini bisa saja terjadi, semua kembali pada pola hidup dan pola makan masing-masing.

Puasa memang menahan nafsu makan dan minum dari pagi hingga malam, namun saat berbuka Anda bebas mengkonsumsi makanan apapun. Ternyata ada makanan yang menyebabkan berat badan mengalami lonjakan sekalipun sedang puasa, hal ini bahkan tidak Anda sadari dan menjadi menu buka puasa favorit.

3 Menu Buka Puasa Penyebab Kenaikan Berat Badan

  • Makanan Karbohidrat Tinggi

Buka puasa dengan gorengan yang baru matang dan rasanya gurih tentu jadi pilihan utama, bahkan saat berbuka tidak ragu langsung memakan 3 hingga 4 gorengan sekaligus. Inilah biang kerok dari kenaikan berat badan, pasalnya gorengan memiliki kandungan karbohidrat tinggi dan lemak yang sedang cepat di rubah tubuh menjadi lemak.

Untuk itulah, setiap program diet tidak menyarankan konsumsi makanan yang di goreng lebih baik di rebus saja. Selain lebih sehat, ini tidak akan memicu timbunan lemak berlebih. Bahkan jika bisa, mulai ganti nasi putih dengan nasi merah atau kentang, karena lebih mudah dicerna tubuh dan di ubah menjadi energi.

  • Minuman dan Makanan Manis

Memang di saat berbuka puasa lebih banyak makanan dan minuman manis, ini untuk mengembalikan energi dan kekuatan dengan cepat. Namun terlalu banyak konsumsi gula di malam hari tanpa ada kegiatan lebih, akan membuat timbunan lemak. Ada baiknya saat berbuka, batasi satu menu minuman atau makanan manis saja. Lebih banyak konsumsi buah dan sayur, ini tidak akan membuat berat badan meningkat. Selain itu, buah dan sayur bisa membuat tubuh terlihat lebih segar, membantu sistem pencernaan karena memiliki kadar serat berlebih.

  • Kurang Cairan

Terlalu banyak makan dan minuman manis, sering kali membuat Anda lupa jika punya kewajiban konsumsi air 2 liter perhari atau 8 gelas setiap harinya. Saat berpuasa memang lebih sulit, maka dari itu gunakan ritme minum 2-4-2, ini akan lebih menyenangkan dari pada langsung konsumsi air 2 liter. Pertama 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas untuk makan malam dan 2 gelas saat sahur. Ini akan membuat tubuh menjadi lebih segar, mengurangi berat badan dan tidak akan merasa kulit kering atau pecah-pecah pada mulut.

Apakah yang terdapat di atas Anda lakukan saat puasa? Jika iya, maka harus rubah dari sekarang. Jangan sampai saat hari raya nantinya menjadi yang paling gemuk, padahal menunaikan ibadah puasa penuh dalam 30 hari. Berpuasa juga merupakan program diet sehat dan tidak menyakitkan, pasalnya hampir semua orang menjalankan ibadah tersebut.

Related Post

Tips Memilih Air Minum Terbaik Untuk Kesehatan Banyak Air Mineral yang dijual dipasaran,membuat kita bingung untuk menentukan air mineral jenis apa yang benar benar memberi dampak positif bagi kese...
Manfaat Buah Pepaya Untuk Ibu Hamil Dan Ibu Menyus... Meningkatnya kebutuhan gizi pada ibu hamil dan menyusui membuatnya harus benar-benar menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi, agar tidak hanya s...
Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan, Paling Banyak... Manfaat lidah buaya kini dikenal sebagai bahan alami untuk kecantikan, bukan hanya untuk rambut melainkan kulit, wajah hingga mengurangi masalah wajah...
Cuci Tangan yang Benar, Bukan Sekadar Membasuh Den... Cuci tangan adalah kebiasaan bagus, namun sayang tidak semua orang bisa melakukan dengan benar. Biasanya kegiatan membasuh tangan dengan air akan dila...

2 Comments

Comments are closed.