Monday, November 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Kenali Bau Amis Pada Darah Menstruasi

Wanita single bahkan yang sudah menikah tentu akan mendapatkan menstruasi setiap bulannya, ini tanda bahwa Anda normal dan tetap bisa mengeluarkan kotoran dalam wujud darah. Namun mengapa bisa darah menstruasi berbau amis dan tidak berbau, ternyata darah dalam siklus bulanan dan darah biasa itu berbeda, bagaimana bisa?.

Sudah ada penelitian yang mengungkapkan perbedaan darah menstruasi dan darah biasa, ternyata darah wanita yang mengalami siklus bulanan bukan hanya darah, namun ada cairan vagina, bakteri da jaringan yang ikut meluruh karena tidak dibuahi.

Hal ini tentu membenarkan jika darah yang keluar, bisa berwarna hitam, kecokelatan bahkan warna merah darah. Bau menyengat akan sangat mengganggu, maka dari itu saat datang bulan, perhatian penggunaan pembalut. Ada baiknya mengganti setiap 3 hingga 4 jam sekali, jika bisa membersihkan dan mengganti celana dalam.

Beberapa wanita bahkan sensitif di sekitar vagina, jika muncul bercak merah, gatal-gatal atau gangguan lainnya. Bisa jadi ada bakteri dan jamur di sekitar vagina dan ini menimbulkan ganggua saat datang bulan, apalagi jika mengeluarkan darah cukup banyak di awal mulai.

Anda setiap kali mengganti pembalut tentu akan membersihkan area vagina terlebih dahulu, namun tidak disarankan menggunakan sabun atau douching. Ini memang bisa menghilangkan bakteri jahat, sekaligus bisa menghilangkan bakteri baik yang memang dibutuhkan vagina, sehingga membuat organ inti terasa kering bahkan aroma akan menjadi semakin menyengat.

Bahkan bisa jadi, aroma menyengat akan keluar setelah masa menstruasi keluar, berhati-hati bisa jadi ini merupakan darah penyakit. Normalnya wanita mengalami siklus datang bulan mulai dari 3 hingga 10 hari, selebihnya bisa jadi merupakan kotoran atau adanya gangguan di saluran  vagina, ini harus dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Baca juga : Rahasia Cepat Langsing Setelah Melahirkan Ala Khloe Kardashian 

Jika merasa aroma amis semakin menyengat dan berganti-ganti, ada baiknya mulai waspada dan memeriksakan diri. Jangan menunggu hingga lama akan membuat penyakit semakin parah, sehingga sudah tidak bisa tertolong kembali.

Aroma yang keluar dalam darah menstruasi akibat jumlah bakteri berlebih, bahkan tidak bisa dibersihkan dan berkembang di vagina. Dapat juga kondisi vagina yang tidak seimbang, karena bakteri baik lebih sedikit dari bakteri jahat.

Bau amis normalnya terjadi saat darah berwarna gelap atau bisa jadi di hari pertawa menstruasi, tenang saja ini bisa sembuh sendiri di hari kedua atau menggunakan antibiotik, namun hati-hati dalam penggunaan jangan langsung gunakan dosis tinggi.

Jika bau amis pada menstruasi sudah berlebih, terasa gatal dan sudah tidak nyaman lagi. Ada baiknya berkonsultasi ke dokter, agar mendapatkan penanganan dan saran terbaik. Jangan menyembuhkan sendiri, dengan pengetahuan terbatas. Apa yang terjadi pada orang lain, belum tentu penanganan yang tepat untuk masalah Anda sekarang ini.

Related Post

7 Tempat Misterius Dunia Yang Tak Logis Hai sobat ulasandunia, menyambut akhir minggu kamu, ni admin mau berbagi artikel tempat misterius di dunia yang ternyata bahkan bagi para ilmuwan tida...
Bepe Minta Liga 1 Dibubarkan Saja, Daripada Mereka... Lagi-lagi persepakbolaan Indonesia tercoreng oleh dua kubu yang mengaku cinta dengan klubnya namun selalu berbuat bodoh dalam mendukung timnya terse...
Mengapa Postingan di Instagram Bisa Dihapus? Undang Undang ITE bukan membatasi pergerakan seseorang di dunia maya, hanya memberikan rambu-rambu apa yang boleh dan tidak dilakukan. Anda pernah m...
Calvin Harris Mencetak Rekor, Berpredikat DJ Terma... Calvin Harris memang salah satu DJ paling ternama di dunia, bahkan hampir semua lagunya selalu masuk dalam chat billboard dan mencapai puncaknya. Tern...

2 Comments

Comments are closed.