Monday, September 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Kelakuan Penumpang Pesawat Yang Sering Bikin Penumpang Lain Kesal

Kelakuan Penumpang Pesawat Yang Sering Bikin Penumpang Lain Kesal

Traveling menggunakan pesawat sebenarnya susah-susah gampang. Gampang karena durasi waktunya yang lebih singkat dibandingkan dengan transportasi umum lainnya, dan juga karena untuk melakukan prosesnya, sudah sangat mudah. Dengan bantuan internet, mulai dari reservasi hingga check-in, kamu tak butuh banyak waktu dan tenaga.

Sulitnya adalah karena ternyata untuk terbang dengan pesawat, ada beberapa etika dan ketentuan yang perlu kamu pahami, agar perjalananmu terasa lebih nyaman serta lancar. Misalnya saja mematikan telepon genggam saat pesawat jelang terbang, menggunakan seatbelt, dan juga mendengarkan pramugari saat memberitahukan instruksi keselamatan.

Berikut kumparan telah rangkum tujuh kelakukan penumpang yang bisa membuat orang lain kesal saat tengah traveling menggunakan pesawat terbang, karena tak terlalu mengindahkan etika dan tak menjaga kenyamanan bersama. Apa saja?

  1. Mempermasalahkan Sandaran Tangan

Sandaran tangan tampaknya memang sepele, tapi hal kecil ini bisa jadi masalah besar kalau ada yang mempermasalahkannya. Mengambil sandaran tangan orang lain misalnya, seperti yang mungkin saja kerap kali kamu lakukan tanpa disadari, dan yang jadi korban, tentu saja penumpang yang duduk di bangku tengah.

Walau tak ditulis secara khusus, awak kabin mengakui ada konsensus umum yang meyakini, bahwa penumpang yang duduk di bagian tengah berhak atas dua sandaran tangan yang berada di sisi kanan dan kirinya. Sebab, mereka mendapatkan posisi yang dianggap paling tidak nyaman di antara tiga bangku pesawat.

Misalnya saja tak ada dinding untuk bersandar atau ruang lebih lega untuk meregangkan kaki seperti yang didapatkan penumpang lainnya. Hanya saja, kalau memang ingin menggunakan sandaran tersebut, kamu bisa meminta izin pada penumpang yang berhak, untuk menghindari persoalan yang berarti.

  1. Membawa Terlalu Banyak Barang

Saat traveling menggunakan pesawat, ada saja penumpang yang membawa barang bawaan terlalu banyak ke dalam kabin. Alasannya beragam, mulai dari ‘malas’ menunggu bagasi yang datang lebih lama hingga menghindari bayaran lebih karena menggunakan fasilitas bagasi.

Sayangnya, barang bawaan mereka tidak sesuai dengan ketentuan dimensi ataupun jumlah barang yang diperkenankan untuk dibawa saat masuk ke dalam kabin. Hasilnya, penumpang jenis ini sering kali menggunakan ruang kabin penyimpanan orang lain dan membuat penumpang lainnya jadi kekurangan ruang penyimpanan.

  1. Berisik

Kamu pasti punya cara sendiri untuk membuat perjalananmu terasa menyenangkan ketika berada di pesawat. Mulai dari mendengarkan musik, menonton film, bermain gim, berbincang dengan teman, atau tidur. Namun, saat traveling ada saja penumpang yang terlalu cuek dengan kondisi sekitar dan melakukan kebiasaannya tanpa mengindahkan orang lain.

Nah, ketika hendak melakukan ‘hobimu’ tersebut, ingatlah selalu bahwa pesawat bukan hanya milikmu seorang, jadi sebisa mungkin jangan membuat orang lain terganggu. Misalnya saja dengan menonton film, bermain gim, atau mendengarkan lagu tanpa mengenakan perangkat headphone/headset/earphone, bicara, membaca, atau menyanyi terlalu keras.

  1. Bau

Sebelum bepergian menggunakan pesawat, pastikan kamu dalam kondisi yang bersih dan nyaman, baik untuk dirimu sendiri maupun orang lain. Tak mesti memakai parfum mahal banyak-banyak, kamu cukup mengenakan pakaian yang bersih dan membersihkan diri secukupnya sebelum memulai keberangkatan.

Meskipun ada beberapa hal yang bisa membuat tubuhmu berbau tidak enak saat traveling, seperti dehidrasi, bau sepatu, pengaruh makanan atau minuman lokal, dan kondisi tubuh yang tidak fit, bukan berarti kamu bisa menjadikannya alasan untuk tidak membersihkan tubuh jelang keberangkatan.

Ingat, sepanjang perjalanan kamu akan berbagi udara yang sama dengan para penumpang lainnya. Jadi sebisa mungkin, jangan berikan kesan negatif pada penumpang lain akan kehadiranmu. Enggak mau, kan, jadi penumpang yang dibenci oleh penumpang lainnya hanya karena bau badan?

  1. Mengabaikan Anak yang Dibawa

Membawa buah hati saat traveling memang bukan perkara mudah. Rasa bosan, pegal, atau lelah bisa membuat anak mengeluh tak henti, menangis, atau berteriak. Walaupun kamu kesulitan untuk mengendalikannya dan ada penumpang-penumpang lain yang merasa wajar dengan tingkah si kecil, bukan berarti kamu bisa mengabaikannya dan bersikap acuh-tak acuh.

Terkadang ada saja penumpang yang berpura-pura tidak terganggu dengan tingkah anaknya yang sedang menendang-nendang bagian belakang kursi, menangis, atau mengoceh dengan suara keras. Sayangnya, niat dia membuat si anak sadar dan merasa malu agar dapat berhenti melakukan aktivitas ‘tidak menyenangkan’ itu nyatanya bisa membuat penumpang lain merasa kesal, karena tidak dapat beristirahat dengan tenang.

  1. ‘Menjajah’ Tempat Orang Lain Saat Tidur

Penumpang yang melakukan aktivitas ini sebenarnya bukan cuma bisa kamu temukan di pesawat saja, tapi juga di bus, kereta, atau berbagai transportasi umum lainnya. Walaupun ada beberapa penumpang lain yang lebih mengerti, tapi tetap saja tidur dengan ‘gerakan tubuh’ yang melampaui batas tempat duduk bisa membuat orang lain merasa tak nyaman.

Solusinya, ingatkan penumpang di sebelahmu apabila dia tidur melewati batas dan mengganggu rasa nyamanmu. Bicara dengan baik dan bersikaplah sopan, dalam kondisi lelah, biasanya orang akan lebih mudah marah. Sehingga baik kamu maupun penumpang lain di sekitarmu dapat beristirahat dengan nyaman.

  1. Menendang kursi, Menurunkan Bangku Seenaknya, dan Mengetuk Screen di Belakang Bangku

Terakhir, ada tiga kelakuan penumpang lain yang sudah pasti akan membuat jengah penumpang lainnya, karena bertindak seenaknya dengan bangku mereka. Antara lain menendang-nendang kursi penumpang yang berada di depannya, menurunkan sandaran bangku tanpa mengecek penumpang di belakangnya, dan mengetuk-ngetuk layar perangkat yang terdapat di belakang sandaran bangku.

Kalau kamu menemukan penumpang yang seperti ini dan mulai merasa tak nyaman, kamu bisa mengingatkan mereka atau sekadar menegur. Dan sebisa mungkin ingatkan dirimu sendiri perasaan tak nyaman tersebut, sehingga di perjalanan berikutnya, kamu tak menjadi penumpang seperti mereka saat bepergian dengan pesawat.