Wednesday, June 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Karyawan Mall Menangis Melihat Para Anak Yatim Ini

Karyawan Mall Menangis Melihat Para Anak Yatim Ini

Membeli baju lebaran mungkin menjadi sesuatu hal yang lumrah dilakukan bagi sebagian besar orang. Namun, bagi para anak-anak yatim, bisa jadi ini menjadi sesuatu yang sangat menggembirakan, hingga membuat mereka tak percaya lantaran seumur hidupnya belum pernah merasakan membeli baju lebaran sendiri.

Hal inilah yang dialami oleh para anak yatim yang tergabung dalam Majelis Anak Indonesia. Mereka mendapatkan kesempatan emas untuk bisa menentukan pilihannya sendiri, membeli baju untuk lebaran di Epicentrum Mall Lombok, NTB, belum lama ini.

Berbagai ekspresi kegembiraan hingga terperangah dari wajah polos anak-anak yatim ini tertangkap dalam bidikan lensa kamera. Momen mengharukan ini pun diunggah oleh akun facebook Agus Penyoe pada 29 mei 2019 lalu.

“Mungkin ini pertama kali dari sejak mereka lahir, sampai sekarang akhirnya mereka bisa punya pilihan, memilih baju, sendal atau sepatu, celana, gamis, alat sholat sendiri. Mungkin terdengar biasa bagi kita tapi tidak dengan adik-adik ini,” tulis akun Agus Penyoe seperti dikutip Suara.com, Jumat (31/5/2019). Saat mereka diajak memasuki ke dalam mal, ada berbagai ekspresi yang ditunjukkan oleh anak-anak yatim ini.

Mulai dari terperangah melihat kemewahan mal bahkan ada pula yang sampai muntah hingga menangis lantaran ini kali pertama mereka memasuki sebuah mal. Saat diajak memasuki ke Matahari Departemen Store yang ada dalam mal tersebut, ada sederetan baju hingga sepatu nan canti dan modis terhampar di hadapan mereka.

Raut wajah bingung terlihat, sesekali mereka mendekati rak-rak berisi baju hanya untuk memegang baju-baju yang tersimpan di sana. Ketika karyawan ataupun panitia menghampiri, mereka tampak ketakutan. Khawatir kena omel sehingga takut untuk menyentuh baju itu lagi.

“Ada anak yang baru pertama kali masuk mal. Pertama kali mereka naik eskalator, pertama kali naik mobil, tegang masuk mal sampai muntah-muntah. Dan mereka juga tidak bisa tidur semalaman karena bingung mau belanja. Bingung juga melihat baju yang sangat banyak, bingung mau memilih yang mana karena selama ini mereka tidak bisa memilih” ungkapnya.

Semoga hal ini bisa memberikan pemikiran yang baik dan bermanfaat untuk kita. Karena sesungguhnya masih banyak yang lebih sulit dari kita namun mereka tidak mengeluh dan terus menjalani kehidupan apa adanya. Jangan lupa bersyukur ya teman-teman.