Monday, August 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Joroknya, Bau Pesing Di Sekitar Trotoar Stasiun MRT Lebak Bulus

Joroknya, Bau Pesing Di Sekitar Trotoar Stasiun MRT Lebak Bulus

Jalur pejalan kaki di sekitar Stasiun MRT Lebak Bulus tercemar bau pesing. Bau tidak sedap itu menyeruak di sebagian trotoar sisi utara menuju sisi barat, yang merupakan akses dari dan ke stasiun Moda Raya Terpadu (MRT).

“Bau pesing. Jelas mengganggu sekali,” kata salah seorang pejalan ketika ditanyai kumparan, Rabu (14/8). Bau itu menandakan adanya aktivitas para oknum yang kencing sembarangan di sekitar stasiun. Namun, belum dapat dipastikan, oknum mana saja yang berada di balik persoalan tersebut.

Mega (21), seorang pejalan kaki, mengaku sangat terganggu dengan kondisi ini. Ia tampak menutup hidung saat melewati jalur pedestrian itu. “Bau sekali. Kok bisa bau kencing, ya, padahal ini tempat orang jalan. ‘Kan mengganggu orang,” ujar Mega.

Tak lama setelah pemberitaan ini, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan langsung merespons. Dishub Jaksel mengaku sudah meminta fasilitas khusus untuk mengatasi bau pesing di trotoar menuju stasiun MRT.

“Sudin sudah menyampaikan agar disediakan semacam subterminal dan fasilitas toilet ke Dinas Ruang dan Transjakarta. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” ungkap Kepala Sudin Perhubungan Jaksel, Christianto, saat dikonfirmasi, Rabu (14/8).

Menurut Christianto, Sudin Perhubungan Jaksel memiliki kapasitas untuk melakukan sosialisasi atau imbauan terkait aktivitas berlalu lintas oleh para sopir angkot yang biasa ngetem di sekitar trotoar itu. Namun, katanya, untuk penindakan angkot mangkal dan sopir kencing sembarangan, akan diserahkan ke pihak Terminal Lebak Bulus.

Sementara, ketika ditanya soal hal ini, beberapa sopir angkot dan taksi yang ada di sekitar Stasiun MRT Lebak Bulus tak mengakuinya. “Bau apa? Kurang jelas kalau saya,” ujar salah seorang sopir angkot singkat.

Lain lagi keterangan petugas loket armada bus Damri. Ia membenarkan adanya bau pesing di jalur pejalan kaki dari dan menuju Stasiun MRT Lebak Bulus itu. Ia mengatakan bahwa oknum yang kencing sembarangan bukan merupakan awak bus Damri, melainkan para sopir angkot. “Kalau orang bus, mah, enggak ada (kencing di dekat trotoar). Mereka biasanya ada botol ‘kan, kencing di sana,” ucap petugas yang enggan disebutkan namanya itu.