Wednesday, January 29Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Jokowi Minta Akses Desa di Sukajaya Bogor yang Terisolir karena Longsor Dibuka

Bogor – Presiden Jokowi menginstruksikan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar segera memperbaiki jalur dan membuka akses untuk desa-desa di Sukajaya, Bogor yang terisolir akibat longsor. Desa itu terisolir sejak tanggal 1 Januari kemarin.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat menyerahkan 6.000 paket sembako untuk korban bencana longsor di Sukajaya, Bogor.

“Bapak presiden sudah mengintruksikan kepada menteri PU, untuk membuka seluruh akses yang terisolasi di desa ini, dan ada beberapa desa lagi (yang terisolasi), kalau ngga salah ada 6 desa, diperintahkan kepada menteri PU oleh Bapak Presiden,” kata Heru Budi usai menyerahkan bantuan 6000 paket sembako dari Jokowi untuk korban bencana longsor Sukajaya, Bogor, Minggu (5/1/2020).
Heru menyebut, kementerian PUPR sebenarnya sudah mulai melakukan upaya untuk membuka akses jalan-jalan utama di Sukajaya yang terputus akibat longsor.

“Menteri PU dari kemarin malam sudah memberikan alat berat untuk membuka jalan, sampai hari ini masih bekerja, terkendala dengan cuaca,” kata Heru Budi.
Hingga Minggu (5/1/2020) masih ada sekitar 6 desa di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor yang masih terisolir akibat longsor.

“Kalau ngga salah ada 6 desa (yang terisolir)
Desa-desa yang hingga kini masih terisolir, yakni Desa Pasir Madang, Desa Cileuksa, Desa Urug, Desa Cisarua, Desa Kiara Pandak. Jalan-jalan utama menuju 6 desa twrsebut terputus akibat longsor. Akibatnya, warga yang ingin keluar dari desanya masing-masing harus melewati medan berbukit dan jalan setapak.