Monday, September 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Jawaban Ridwan Kamil Terkait Rancangan Masjidnya Di Bandung

Jawaban Ridwan Kamil Terkait Rancangan Masjidnya Di Bandung

Video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang pria tengah memaparkan sesuatu dalam sebuah kajian. Dalam kajian tersebut, si pria memperlihatkan arsitektur salah satu masjid yang ada di Tol Cipularang, Masjid Al Safar.

Menurut pria tersebut, Masjid Al Safar sarat akan unsur segitiga. Bahkan, pria itu mengaitkan unsur segitiga dengan lambang iluminati. Bukan itu saja, ia juga mengaitkan lambang segitiga di masjid tersebut dengan piramida.

Salah satu akun yang mengunggah video kajian yang dilakukan pria tersebut adalah akun [@]Surgabidadari3. “Inilah masjid yang di rancangan oleh RK, penuh dengan pesan iluminati, Jangan salah, ini bukan kebetulan lhoo…” cuit akun tersebut.

Cuitan akun Twitter soal masjid rancangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu pun langsung memancing beragam reaksi dari netizen lainnya. [@]MustEkeph: “25taun gw blajar arsitektur, lulus sgt memuaskan krn bahas arsitektur masjid .. udah bantu bangun 2masjid meski gw nasrani, baru kali ini ada org yg mnilai perancangan dgn kasar n rendah spt ini, gw pernah bikin trit #arsmasjid dl,buat sampean yg ga ngerti mending Cicing g*bl*g !”

Akun mamaciaaa mengatakan “Dengan mengatakan masjid itu penuh pesan illuminati. Apakah ini adalah bagian dari misi kalian agar umat Islam itu meninggalkan masjid dan beralih sholat di monas dan jalanan? Jangan2 kalianlah bagian dr Illuminati heemmmmm.”

Sementara, menanggapi pertanyaan seorang netizen di Instagram, Ridwan Kamil memberikan jawaban atas viralnya video tersebut. “Mereka menafsirkan tanpa pernah sedikitpun bertanya/tabayyun. Jika segitiga dilarang, maka di dunia ini geometri tinggal tersisa kotak dan lingkaran. Maka masjid-masjid tropis dengan atap ala pendopo pun harus dihancurkan? Kita ikuti akal sehat saja,” balasnya.

Bukan itu saja, melalui Twitter, pria yang akrab disapa Kang Emil itu menjelaskan perihal arsitektur Masjid Al Safar Tol Cipularang.

“Masjid Al Safar adalah eksperimentasi teori lipat Folding Architecture. Jika eksperimentasi bentuk itu ditafsir, ya tentu tdk bisa dihindari. Tapi jika disimpulkan bahwa bentuk2nya adlh menerjemahkan simbol iluminati dkk, saya kira itu tdk betul. Mari fokus saja ibadah kpd Allah,” katanya.