Monday, June 17Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Inilah Pengakuan Terbaru Vanessa Angel Soal Kasus Prostitusi Online

Inilah Pengakuan Terbaru Vanessa Angel Soal Kasus Prostitusi Online

Vanessa Angel berhasil diciduk oleh pihak kepolisian dari Polda Jatim di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur, pada hari Sabtu (5/1). Ia telah diduga terlibat dalam kasus prostitusi online. Setelah melakukan pemeriksaan, maka polisi membeberkan beberapa fakta terkait kasus prostitusi online yang melibatkan perempuan 27 tahun itu. Mulai dari ditangkap dalam kondisi tidak berbusana dan sedang melayani pelanggan, hingga tarif kencan yang mencapai Rp 80 juta.

Hingga saat ini, pemeran sinetron ‘Cinta Intan’ itu juga belum bersedia bicara banyak di depan umum tentang kasus tersebut. Namun, ia memang sempat menceritakan apa yang terjadi pada dirinya kepada sang sahabat, Jane Shalimar, dan juga pengacaranya, Muhammad Zakir Rasyidin. Simak rangkumannya di bawah ini.

  1. Vanessa Angel telah membantah sedang berhubungan intim saat ditangkap

Vanessa Angel dikabarkan ditangkap di sebuah hotel berbintang di kawasan Surabaya, Jawa Timur, saat ia sedang berhubungan intim dengan seorang laki-laki yang diduga sebagai teman kencannya. Mendengar hal tersebut, pihak Vanessa melalui kuasa hukumnya, Muhammad Zakir Rasyidin, langsung angkat bicara. Zakir mengatakan bahwa informasi yang telah mereka dapat seputar penangkapan Vanessa adalah benar Vanessa ditangkap di sebuah hotel.

Namun, mantan kekasih Dwi Andhika itu, lewat kuasa hukumnya, langsung membantah keras tentang tudingan tersebut. “Berkembang info kalau dia saat di dalam kamar, kemudian sudah melakukan perbuatan intim. Seperti itu dan juga macam-macam itu dibantah keras sama dia. Makanya saya juga menyarankan kalau memang betul ada pemesannya kemudian ada juga gambar yang diambil, misal ada foto dia lagi …. maka kita munculkan saja ke permukaan. Kalau misal sangat vulgar, kita coba tutup. Supaya apa? Supaya informasi ini bisa terbuka ke semua, siapa pemesannya,” ungkap Zakir ketika ia dihubungi lewat sambungan telepon.

Dalam konferensi pers yang digelar pada hari Senin (7/1), Zakir juga membeberkan beberapa barang bukti yang ditemukan di TKP. Dia juga menjelaskan jika ada sebuah handphone, simcard dengan nomor Vanessa, sprei berwarna putih, dan celana dalam berwarna ungu.

Sebelumnya, memang sempat beredar kabar kalau ditemukan pula alat kontrasepsi dalam saat Vanessa digerebek. Namun, Zakir dengan cukup tegas membantahnya. “Terkait (alat kontrasepsi) itu dipastikan tidak ada. Yang ada adalah beberapa yang telah saya sebutkan tadi,” ujarnya.

  1. Vanessa Angel merasa telah dijebak oknum artis

Vanessa Angel mengaku telah dijebak oleh salah satu oknum artis atas terjadinya penangkapan karena kasus prostitusi online. Hanya saja, ia memang belum mau membeberkan siapa oknum artis tersebut. “Kalau dijebak ya itu memang feeling dari Vanessa sendiri. Cuma memang Vanessa sebelumnya mengaku pernah bermasalah dengan salah satu orang artis juga. Ada satu orang artis yang juga pernah berselisih paham dengan si Vanessa,” ucap Zakir.

Bintang sinetron ‘Heart Series 2’ itu juga mengaku kedatangannya ke Surabaya kala itu karena ada undangan dari seorang pengusaha yang memintanya untuk menjadi MC. “Kalaupun misalkan ada perbuatan prostitusi online itu dan ternyata dia jadi bagian dari korban, ya silakan hukum memprosesnya. Tentu yang mendapatkan hukuman itu pasti mucikarinya. Hanya saja yang memang perlu kita klarifikasi sekarang adalah apakah feeling dari Vanessa itu benar, bahwa dia itu terjebak. Karena kalau pengakuan dari klien kami, ‘Saya ke sana karena ada undangan salah satu pengusaha yang kebetulan punya acara di sana’. Dia memang dipanggil sebagai MC di situ,” ujarnya.

  1. Menyinggung tarif kencan mencapai Rp 80 juta

Vanessa Angel disebut-sebut dibayar 80 juta rupiah oleh seorang pengusaha berinisial R untuk sekali kencan. Namun, pihak pengacara menilai jika kabar tersebut masih sangat abu-abu. Zakir juga menyebutkan bahwa hingga kini Vanessa Angel tidak menerima uang dari pengusaha mana pun. “Kalau dari pihak kepolisian akan kita lihat bahwa ada DP yang kemudian sudah diserahkan atau diberikan. DP ini sampai sekarang kita juga memang belum tahu, itu yang menyerahkan siapa, kemudian ditransfer ke siapa? Ini juga belum jelas. Kalau ditransfer ke mucikari, klien kita tidak terima, tidak bisa dong kemudian dia malah dikatakan sebagai korban. Karena dia juga tidak menerima apa-apa,” jelas Zakir.

Zakir kemudian juga mengatakan kalau dirinya masih mau mendalami soal bukti transfer sebesar Rp 80 juta yang disebut-sebut sebagai tarif kencan dengan Vanessa. “Makanya apakah transaksi terkait dia, atau apakah langsung ke rekening dia, itu yang harus clear. Kalau saya coba lihat dari sisi hukumnya, memang agak berat untuk mengaitkan Vanessa di sini karena dia hanya sebagai korban,” lanjutnya.

  1. Mengaku tidak mengenal mucikari ES dan pengusaha R

Dalam kasus dugaan prostitusi online ini, Polda Jawa Timur telah menetapkan dua mucikari, ES dan TN, sebagai tersangka. Sementara itu, pengusaha berinisial R, yang menggunakan jasa Vanessa Angel sebagai teman kencan di Surabaya, justru berstatus sebagai saksi.

Zakir menjelaskan kalau Vanessa tidak mengenal kedua mucikari yang kini telah menjadi tersangka, maupun pengusaha berinisial R itu. Karena sesampainya di hotel, dia justru langsung diamankan oleh petugas kepolisian. “Dia juga tidak kenal pengusaha dan mucikari itu. Tahu-tahu tiba di sana dan dia digerebek, diamankan,” kata Zakir.

  1. Akui foto bugil yang tengah beredar

Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Mungkin kalimat tersebut saat ini sangat mampu mewakili perasaan Vanessa Angel. Bagaimana tidak, setelah diamankan polisi karena diduga sedang terlibat kasus prostitusi online, tiba-tiba ada orang yang menyebarkan foto bugilnya ke media sosial. Pelantun ‘Indah Cintaku’ tersebut langsung menduga jika orang yang menyebarkan foto bugilnya itu adalah oknum artis. Dia pun tak akan tinggal diam, dan pasti akan segera melaporkan penyebar foto bugilnya ke polisi.

“Kami pasti akan melaporkan. Ini mengambil foto tanpa izin, apalagi juga menyebarkan (tidak boleh),” kata Zakir. Sebelumnya, Zakir juga sudah sempat mengonfirmasi Vanessa terkait foto bugil yang tersebar di media sosial. Vanessa, lanjut Zakir, mengakui jika memang perempuan di foto itu memang benar adalah dirinya.

Saat itu, Vanessa mengaku sedang berada di Kuala Lumpur, Malaysia, bersama dengan temannya yang berprofesi sebagai seorang artis. Dari keterangan Vanessa itu, foto tersebut diambil saat ia tengah mandi. “Tadi malam sudah saya cek, apakah ini foto kamu? Betul dan lalu Saya tanya lagi, seingat kamu ini di mana? Di Kuala Lumpur ujarnya. Pengakuan Vanessa ke kami bahwa dia ke Kuala Lumpur beberapa waktu lalu bersama artis itu. Foto vulgar itu pun diambil dia dalam posisi lagi mandi, diambil secara diam-diam. Dia mandi bersama-sama dengan si artis itu. Yang foto si artis itu (yang bersama Vanessa),” tutur Zakir.