Tuesday, June 2Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Inilah Mengapa Jatuh CInta Bisa Bikin Kamu Jadi Lebih Boros

Inilah Mengapa Jatuh CInta Bisa Bikin Kamu Jadi Lebih Boros

Perasaan jatuh cinta memang terkadang bisa mengubah kebiasaan bahkan hidup dari seseorang. Sayangnya, tidak hanya jadi lebih bahagia, namun orang juga bisa lebih boros ketika punya seorang pujaan hati. Hal tersebut pun terungkap dari penelitan terbaru tentang perilaku kebiasaan belanja. Jatuh cinta yang dimaksud itu pun tidak harus selalu dalam hubungan dalam berpacaran. Punya gebetan atau pun seseorang yang ditaksir, dikatakan juga dapat mengubahkan perilaku berbelanja. Menurut riset yang tellah dilakukan kepada 700 responden tersebut, hal ini biasanya bisa disebabkan karena perasaan jatuh cinta membuat orang jadi irasional, konyol, dan juga ingin mencoba hal-hal baru karena kehilangan kontrol diri.

Berdasarkan riset dan penelitian, orang yang sedang jatuh cinta sering menjadi target empuk iklan dan juga promosi produk. Itu dikarenakan mereka yang memang sedang berbunga-bunga cenderung akan memilih produk yang lebih beragam. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya para wanita sedang mengandung yang jadi banyak belanja dan juga mengeksplor selera ketika menunggu dalam kelahiran anak. “Naksir seseorang juga sering menimbulkan rasa ketidakpastian karena tidak jelas apakah perasaan romantis untuk orang tersebut akan diterima atau tidak. Dan akan ‘mencari variasi’ bisa menjadi sarana simbolis untuk bisa menegaskan kembali perasaan seseorang itu” ujar penulis penelitian Profesor Irene Huang.

Dalam penelitian tersebut, tim meminta kepada para partisipan untuk membayangkan diri mereka sedang berencana membeli yoghurt. Mereka juga punya pilihan untuk membeli satu pak yogurt berisi lima rasa berbeda atau pun sama. Lalu responden diminta pula untuk menjawab pertanyaan mengenai keadaan mereka, apakah sedang punya seseorang yang sedang ditaksir. Riset pun mengungkapkan jika mereka yang memang sedang menyukai seseorang, akan lebih memilih yoghurt dengan banyak pilihan rasa.

Eksperimen lain pun telah dilakukan. Tim penelitian juga ingin membandingkan perilaku orang yang sedang naksir dan sudah benar-benar dalam suatu hubungan. Terungkap bahwa jika orang yang perasaannya sudah diterima hanya memilih satu dari enam opsi makanan ringan yang ada. Sedangkan mereka yang sedang naksir seseorang akan memiliki lebih banyak variasi.

“Banyak konsumen kontemporari yang memilih mengungkap status hubungan mereka melalui media sosial dan juga perusahaan bisa menargetkan mereka yang naksir seseorang dengan kampanye promosi dengan lebih banyak variasi. Naksir seseorang juga ternyata sering jadi tema televisi serta film, dan marketer pun bisa mempromosikan beragam produk mereka selama acara” terangnya.