Wednesday, October 23Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Inilah Dia Tempat Pertama Tumbuhnya Tanaman Ganja

Inilah Dia Tempat Pertama Tumbuhnya Tanaman Ganja

Kita semua sudah tahu jika Ganja merupakan salah satu tanaman yang termasuk daftar berbahaya untuk dikonsumsi dan zatnya pun masuk ke dalam narkotika. Meski begitu, pro kontra tentang legalitas tanaman tersebut hingga kini masih berlangsung.

Dalam sejarahnya, tanaman ganja aslinya berada di wilayah Asia Tengah dan di beberapa wilayah di India. Namun ternyata dalam hasil studi terbaru menyebutkan bahwa asal dari tanaman yang disebut pertama kali dibudidayakan tersebut berada cukup jauh dari wilayah Asia Tengah.

Seperti yang pernah dikutip dari Science Alert, hasil studi tersebut berfokus pada tempat asal pertama kali tanaman tersebut muncul. Dan juga tanaman itu berevolusi pada jutaan tahun yang lalu. Sebelumnya seorang ilmuwan asal Arab, Ibnu Wahshiyya menyebutkan bahwa asal dari tanaman yang bergenus cannabis itu berada diantara wilayah India atau Tiongkok pada tahun 930 Masehi.

Namun sayangnya untuk membuktikan hipotesis tersebut terhalang oleh minimnya contoh dari fosil tanaman ganja itu sebagai alat untuk identifikasi asal usul geografis tanaman tersebut. Kelangkaan tersebut akhirnya diatasi dengan meneliti serbuk sari dari tanaman Ganja, yang sudah diteliti sejak 1930 untuk mengetahui dimana tempat tanaman itu pertama kali muncul di Bumi.

Hasilnya? Dalam hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti menunjukkan bahwa tanaman tersebut kemungkinan pertama kali muncul di wilayah timur laut Dataran Tinggi Tibet. Meski hasil tersebut tentu saja masih belum begitu kuat untuk dijadikan hasil temuan.

John McPartland, salah satu peneliti dari University of Vermont mengatakan bahwa meski banyak literatur tentang tanaman ganja bermunculan dalam tiga dekade terahir, namun hingga saat ini asal-usul pertama kalinya tanaman tersebut masih menjadi perdebatan. Maka dari itu dirinya dengan tim memeriksa dan menyeleksi 155 sampel fosil serbuk sari ganja yang berasal di Asia.

Penelitian tentang serbuk sari tanaman ganja memang sudah dilakukan dalam beberapa dekade terakhir. Hasil dari temuan tersebut menampilkan daerah mana saja yang subur ketika ditanami tanaman itu yang menyebutkan jika Ganja tumbuh subur di daerah padang rumput terbuka tanpa pohon.

Tim peneliti tersebut sempat kesulitan dalam mengidentifikasi fosil serbuk sari itu karena dalam beberapa sampel menunjukkan adanya kemiripan tanaman cannabis (ganja) dengan tanaman Humulus yang cukup mirip secara tampilan dan sama-sama berevolusi 28 juta tahun lalu. Maka dari itu mereka menerapkan metode penelitian berupa teknik statistik yang melibatkan ‘proksi ekologis’, di mana mereka secara probabilistik membedakan serbuk sari berdasarkan tanaman lain yang umum di wilayah tersebut, termasuk yang termasuk dalam genus Artemisia.

Dengan teknik tersebut mereka menemukan sebuah hasil yang memuat kemungkinan pertama kali tanaman ganja muncul yaitu di wilayah timur laut Tibet, atau lebih tepatnya di dekat danau Qinghai. Bahkan mereka sempat menyimpulkan bahwa 6 juta tahun lalu ganja menyebar di wilayah Rusia dan ke China Timur pada 1,2 juta tahun lalu.

Hasil studi tersebut bisa jadi acuan bagi kita dalam mengetahui dimana pertama kali tanaman ganja itu tumbuh di Bumi. Selain itu misteri dari tanaman yang bisa dijadikan obat medis dalam dosis tertentu perlahan-lahan akan terkuak juga nantinya.