Wednesday, June 26Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Inilah Alasan Mengapa Rumah Di Jepang Tak Gunakan Pagar

Inilah Alasan Mengapa Rumah Di Jepang Tak Gunakan Pagar

Jika kamu sedang berjalan-jalan ke negeri Jepang, dipastikan kamu bakalan sulit untuk menemukan rumah yang memiliki pagar besi anti pencuri dan sejenisnya. Lain cerita jika kondisi rumah yang ada di negara kita dengan rata-rata memiliki pagar demi keamanan. Nah sekarang pertanyaannya, kenapa bisa ya rumah di Jepang tidak dipasang dengan pagar? Apakah memang aman? seperti dilansir shareit.com Jum’at 14 Desember 2018, Berikut ini adalah penjelasannya dari para ahli :

Dari para ahli mengungkapkan bahwa tidak hanya di depan rumah yang tidak dipasang pagar, tetapi bahkan balkon di samping rumah juga ternyata dibiarkan terbuka. selain itu memang ada beberapa rumah yang memasang “pagar” di sekeliling rumah, tetapi pada umumnya pagar tersebut tidak untuk memberikan perlindungan apapun.

Hal ini bisa terjadi memang karena kepercayaan orang Jepang terhadap hukum dan ketertiban sangat jelas. Untuk apartemen di Jepang, biasanya memiliki ruang manajemennya yang difasilitasi dengan sistem keamanan. Jadi jika ada orang luar yang ingin masuk, mereka harus melewati persetujuan dari keamanan gedung.

Selain dari itu, Jepang merupakan negara dengan sistem kredit, menjadikan denda atas tindak kejahatan yang sangat tinggi. Jika mencuri sedikit uang saja dapat masuk penjara dan semua hal dicatat dalam kredit. Setelahnya apabila kamu ingin bekerja atau akan buka usaha, semuanya ini akan saling berpengaruh dan berkaitan. Sehingga jumlah pencuri di Jepang lebih sedikit daripada jumlah gelandangan yang ada di pinggir jalan.

Disebabkan gempa bumi yang sering melanda negeri Jepang, jadi kebanyakan rumah memiliki struktur kayu. Dengan demikian tujuan dari tidak dipasangnya pagar besi anti pencurian adalah untuk mencegah kecelakaan yang tidak disengaja pada saat terjadi bencana. Jarak antara balkon satu rumah dengan rumah lainnya sangat dekat malahan hanya dibatasi dengan papan kayu yang bisa dibuka tutup. Hal ini beralasan agar pada saat kamu perlu pergi ke rumah tetangga untuk berlindung dapat lebih mudah dijangkau.

Tetapi hal ini bukan berarti bahwa orang Jepang tidak melakukan pencegahan. Pada dasarnya pintu-pintu rumah yang berada di apartemen dilengkapi dengan cctv. Dan kemudian rumah kediaman pribadi juga telah dilengkapi dengan alarm otomatis.

Dengan demikian pintu yang tidak dikunci pada waktu malam hari merupakan hal yang wajar di Jepang. Tetapi polisi di Jepang selalu mengingatkan para warganya untuk mengunci pintu dan jendela rumah. Karena hukum dan ketertiban di Jepang sangat baik, maka peluang untuk tindakan pencurian itu lebih rendah dibandingkan dengan negara lain.