Tuesday, May 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Inilah Alasan Kenapa Anda Harus Tahu Estimasi Gaji Di e-Commerce

Inilah Alasan Kenapa Anda Harus Tahu Estimasi Gaji Di e-Commerce

Beberapa tahun belakangan ini perusahaan e-commerce berada di panggung utama dalam ekonomi digital Indonesia. Dari sudut pandang pasar, tentu pertumbuhan e-commerce dianggap lebih cerah dibanding perusahaan retail fisik. Itu dikarenakan jumlah konsumen di platform digital terus bertambah setiap tahun, seiring penetrasi internet yang semakin kencang dari waktu ke waktu.

Namun, bagaimana jika kita melihat dari sudut pandang pekerja di dalam perusahaan e-commerce? Apa angka pendapatan pegawainya juga selaras dengan citra perusahaan yang terlihat bonafide karena gembar-gembor di pemberitaan dan berbagai label kesuksesan yang memantik kepercayaan khalayak?

Untuk menemukan jawaban atas pertanyaan itu, kami sudah mengumpulkan daftar profesi menjanjikan di perusahaan e-commerce Indonesia dan membandingkannya dengan jabatan-jabatan top di perusahaan retail fisik. Berikut kami tuangkan temuan-temuan menarik dari olahan data yang kami dapatkan itu.

Estimasi pendapatan bulanan saat bekerja di industri e-commerce yang sedang naik daun

Kehadiran perusahaan rintisan yang berbasis ekonomi digital tidak hanya menghadirkan channel investasi baru. Tidak hanya lapangan kerja di Indonesia namun juga di negara-negara tetangga yang ada di regional ini.

Pertambahan jumlah yang signifikan ini juga menunjukkan bahwa perusahaan e-commerce masih tetap menggantungkan operasionalnya pada banyak tenaga kerja manusia, meski platform bisnis mereka terlihat ringkas menggunakan algoritma di internet.

Profesi apa saja yang dihargai mahal oleh e-commerce di Indonesia?

Dari olahan informasi Qerja, kami menemukan 10 profesi dengan estimasi penghasilan bulanan tertinggi di 10 perusahaan e-commerce top Indonesia. Kami juga menggunakan basis data Qerja untuk membandingkan gaji perusahaan e-commerce dengan 10 perusahaan retail fisik versi riset Euromonitor International.

Dari infografis di atas maka profesi yang berhubungan dengan divisi pengembangan bisnis dan teknologi informatika dihargai paling mahal oleh perusahaan e-commerce. Menilik level jabatannya, perusahaan e-commerce mengalokasikan porsi uang yang banyak untuk menggaji pegawai di level jabatan manajer. Rataan gaji dari 10 profesi termahal ini berkisar pada angka kurang lebih Rp 28,3 juta.

Bila dibandingkan maka estimasi angka pendapatan dari profesi termahal di perusahaan e-commerce ternyata tidak berbeda jauh dengan perusahaan retail fisik. Di perusahaan retail fisik, rataan gaji dari 10 profesi termahal berkisar pada angka Rp 24,2 juta.

Sama seperti di perusahaan e-commerce, level jabatan manajer juga mendominasi profesi termahal di perusahaan retail fisik. Profesi-profesi yang bergaji besar di retail juga cenderung berasal dari divisi finance dan operation.

Apakah profesi teknologi informatika mempunyai daya tawar gaji lebih besar?

Sejumlah orang memercayai bahwa profesi yang berhubungan dengan teknologi informatika punya daya tawar gaji lebih besar dibanding profesi lain di era digital ini. Di perusahaan e-commerce, profesi berbasis teknologi informatika pada entry level alias eksekutif memang punya kisaran gaji belasan juta rupiah.

Profesi macam software engineer JUGA punya estimasi gaji hingga Rp 23 juta. Pada level senior alias manajer, estimasi gaji profesi IT mencapai Rp 26-75 juta. Di perusahaan e-commerce, estimasi gaji profesi berbasis IT termahal agaknya memang tidak jauh berbeda dengan profesi termahal pada non-IT. Rataan 10 gaji termahal di profesi IT berkisar pada Rp 21,1 juta, sedangkan non-IT berkisar pada Rp 20,9 juta.

Jikalau ada perbedaan mencolok, terletak pada level jabatan. Orang-orang yang profesinya berbasis IT tidak perlu harus berada di level manager untuk mendapat gaji dua digit. Namun, tidak demikian dengan profesi non-IT.

Di perusahaan retail fisik, porsi gaji termahal justru datang dari profesi non-IT. Rataan gaji 10 posisi termahal pada profesi non-IT itu berkisar Rp 24,2 juta. Rataan ini dua kali lipat lebih banyak dari profesi termahal IT yang hanya berada pada kisaran angka Rp 11,1 juta.

Besaran gaji profesi non-IT di perusahaan retail fisik juga selaras dengan bobot jabatannya. 10 profesi termahal itu juga berorientasi pada jabatan manajer dan kepala divisi. Sedangkan level jabatan pada profesi IT memang lebih heterogen, meski margin antara jabatan entry level dan jabatan manajer tergolong lebar.

Poin utama

Terdapat beberapa poin yang bisa digarisbawahi dari data-data yang telah disajikan, yakni:

  • Estimasi gaji profesi termahal di perusahaan e-commerce maupun perusahaan retail fisik tergolong berimbang. Secara umum, di perusahaan e-commerce tidak akan selalu mendapat gaji yang jauh lebih besar dibanding perusahaan retail.
  • Perusahaan e-commerce berkenan menggaji sejumlah profesi dengan angka yang besar, meski level jabatannya masih di entry level. Berkebalikan dengan perusahaan retail fisik yang sangat memerhatikan bobot jabatan untuk pemberian gaji.
  • Profesi yang berbasis non-IT itu digaji lebih mahal oleh perusahaan retail fisik. Sedangkan profesi IT juga cenderung lebih sejahtera di perusahaan e-commerce.

Metodologi

Kami menggunakan sumber basis data platform lowongan kerja Qerja untuk mengumpulkan jabatan yang memiliki estimasi gaji pokok tertinggi di 10 perusahaan e-commerce top versi Map of E-commerce.

Kami juga menggunakan sumber yang sama untuk bisa mendapatkan jabatan dengan estimasi gaji tertinggi di 10 perusahaan retail fisik. Angka gaji pada data ini merupakan angka rataan yang diolah kembali dari data Qerja.