Tuesday, November 12Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Inilah 5 Poin Kesepakatan Antara KPAI Dengan Duo Semangka

Inilah 5 Poin Kesepakatan Antara KPAI Dengan Duo Semangka

Duo Semangka memenuhi panggilan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) terkait konten pornografi yang tersebar di media sosial. Panggilan itu dilakukan lantaran banyak aduan masyarakat terkait konten video yang menampilkan Duo Semangka.

Selama kurang lebih tiga jam pertemuan, KPAI meminta klarifikasi Duo Semangka terkait tiga konten video di YouTube. Video itu dinilai mengandung konten pornografi yang tidak pantas dan tidak layak bagi anak-anak. Dalam hasil pertemuan tersebut, dihasilkan setidaknya ada lima poin kesepakatan antara KPAI dengan Duo Semangka.

Komisioner Bidang Pornografi dan Cybercrime KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah, mengatakan Duo Semangka membenarkan orang di dalam konten yang tersebar di media sosial tersebut adalah mereka. Meskipun tidak mengetahui siapa yang mengupload video tersebut di YouTube.

“KPAI meminta Duo Semangka sebagai bagian pekerja seni yang memiliki pengaruh dan penggemar cukup banyak di masyarakat. Agar segala aktivitas seni yang ditampilkan itu memperhatikan asas-asas kepatutan dan kesusilaan yang ada di Indonesia.” Itu ujar Margaret dalam konferensi pers di kantornya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

Kemudian poin ketiga, Margaret menyampaikan bahwa KPAI mengajak Duo Semangka bisa bersama-sama ikut serta dalam melakukan upaya-upaya perlindungan anak baik di dunia nyata, maupun maya.

“Lalu poin berikutnya, Duo Semangka menyetujui dan berkomitmen untuk melakukan inovasi dan kreativitas seni yang memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak,” imbuhnya. Selanjutnya, Margaret mengatakan bahwa usai pertemuan, pihaknya tidak serta merta membiarkan Duo Semangka.

Namun KPAI akan akan terus melakukan pengawasan terkait dengan apa yang sudah disetujui dan menjadi komitmen dengan Duo Semangka. Dalam pertemuan tersebut, Duo Semangka juga meminta maaf dan berjanji, akan lebih memperhatikan penampilannya saat menghibur masyarakat.

Ketua KPAI, Susanto, mengatakan pihaknya memanggil pelantun lagu ‘Mantul-Mantul’ itu karena mendapatkan sejumlah pengaduan dari guru dan orang tua. Susanto menambahkan, ada tiga konten video yang memang menampilkan konten pornografi.

“Tentu apa yang dilakukan oleh KPAI semangatnya adalah menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat. Ada sejumlah keluhan dari masyarakat, sebagian guru juga WA (WhatsApp) ke saya, bahwa ada beberapa konten dari Duo Semangka yang dianggap kurang pantas, tidak patut, dan tidak sesuai dengan asas-asas kesusilaan,” ucap Susanto di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).