Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Ini Yang Dikatakan Sudjiwo Tedjo Saat Harus Berada Di Tengah Dua Politikus

Ini Yang Dikatakan Sudjiwo Tedjo Saat Harus Berada Di Tengah Dua Politikus

Budayawan Sudjiwo Tedjo berfoto bersama Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko dan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Momen kebersamaan Budiman Sudjatmiko, dan Fadli Zon itu dibagikan Sudjiwo Tedjo melalui media sosial, Twitter. Pantauan TribunJakarta.com Sudjiwo Tedjo nampak berdiri ditengah.

Budiman Sudjatmiko dan Fadli Zon terlihat merangkul bahu Sudjiwo Tedjo. Ketiganya bergaya dengan tersenyum ke arah kamera. Sudjiwo Tedjo lantas mencurahkan isi hati soal tak enaknya menjadi seseorang yang netral. Menurut Sudjiwo Tedjo sosok netral dianalogikan sebagai seseorang yang berada di tengah jalan.

“Enggak enaknya jadi orang netral itu posisinya selalu di tengah jalan,” tulis Sudjiwo Tedjo, pada Rabu (7/11/2018). Budiman Sudjatmiko diketahui merupakan tim sukses (timses) Jokowi-Maruf, sedangkan Fadli Zon sosok penting di kubu Prabowo-Sandiaga. Sudjiwo Tedjo mengatakan padahal sesuatu yang bersifat indah adanya di tepi kanan dan kiri jalan.

Ia menganalogikan hal indah itu dengan wanita seorang wanita yang duduk di halte di tepi jalan. “Padahal perempuan yang sepi sendiri dan indah adanya hanya di bangku-bangku pedestrian di tepi kiri-kanan jalan,” ujar Sudjiwo Tedjo. Namun walau tak kebagian sesuatu yang indah, Sudjiwo Tedjo mengaku menerima hal tersebut sebagai takdirnya. “Tapi itulah takdirku,” tulis Sudjiwo Tedjo. Cuitan Sudjiwo Tedjo itu disukai lebih dari 2000 pengguna Twitter. Beragam komentar nampak memenuhi cuitan tersebut.

Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Miftah Nur Sabri mengatakan Prabowo Subianto sedari kecil hingga remaja tinggal di luar negeri hal tersebut lantas dikomentari Budayawan Sudjiwo Tedjo. “Pak Prabowo itu dari kecil sampai SMA itu di luar negeri,” ucap Miftah Nur Sabri dikutip TribunJakarta.com dari saluran Metro TV, pada Kamis (25/10/2018).

Hal tersebut disampaikan Miftah Nur Sabri saat menjadi narasumber di acara Q and A Metro Tv. Pernyataan Miftah Nur Sabri itu rupanya menggelitik budayawan Sudjiwo Tedjo untuk bertanya. Sudjiwo Tedjo mengaku profesinya sebagai dalang membuat dirinya sedikit mengerti soal psikologi seseorang.

“Sekarang saya tanya, saya sebagai dalang belajar psikologi dikit,” kata Sudjiwo Tedjo. Sudjiwo Tedjo mengungkapkan ciri-ciri psikologi anak yang tumbuh besar di luar negeri. Menurut Sudjiwo Tedjo anak yang dibesar di luar negeri seperti Prabowo Subianto cenderung sangat mencintai tanah airnya. Namun kadang anak tersebut justru sangat membenci negaranya.

Sudjiwo Tedjo lantas menanyakan seperti apa sebenarnya Prabowo Subianto. “Ciri anak yang dibesarkan di luar dalam masa pelarian, pindah-pindah negara kaya Mas Prabowo karena dia jauh dari Indonesia dia cinta banget negerinya, atau dia benci sekali yang mana ini?” tanya Sudjiwo Tedjo. Pertanyaan kontroversial Sudjiwo Tedjo lantas dijawab Tim Sukses (timses) Prabowo-Sandiaga, Eddy Soeparno.

Menurut Eddy Soerparno sudah jelas Prabowo Subianto mencintai negaranya Indonesia. Eddy Soeparno lantas menceritakan perjuangan Prabowo Subianto saat menjadi prajurit dalam mempertahankan eksistensi Indonesia. “Sudah jelas sekali ya, kan Prabowo sebagai seorang prajurit berkali-kali bolak-balik ke Timor Timur justru minta kembali diterjunkan ke Timor Timur,” ucap Eddy Soerparno.

“Untuk mempertahankan eksistensi NKRI,” tambahnya. Eddy Soeparno meminta Sudjiwo Tedjo untuk meragukan rasa cinta Prabowo Subianto terhadap Indonesia. “Jadi saya pikir tidak perlu diragukan lagi, Mbah,” kata Eddy Soeparno. “Tentang ke Indonesiaannya tentang kecintaannya, nasionalismenya,” tambahnya.