Wednesday, August 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Ini Dia Kisah Sang Sperminator Yang Mampu Punya Banyak Anak

Ini Dia Kisah Sang Sperminator Yang Mampu Punya Banyak Anak

Dikutip dari stayathomemum.com.au, pria yang berusia 46 tahun tersebut dianggap sebagai pria paling subur di Eropa. Ed mulai menyumbangkan sperma seperti biasa lalu menyetornya ke dalam cangkir di bank sperma.

Tetapi, suatu hari ia memutuskan ingin mencoba sesuatu yang lebih pribadi. Ia mulai beriklan di situs web dan mengatakan bahwa dirinya akan membawa sperma ke pasangan yang mencoba ingin mengandung, sehinga mereka dapat menggunakannya langsung di rumah mereka dengan sebuah alat.

Setelah beberapa saat melakukan ini, tiba-tiba satu pasangan meminta Ed untuk memberikan spermanya kepada sang istri dengan ‘cara alami’. Dan setelah mempertimbangkan selama 15 menit, Ed setuju untuk berhubungan intim dengan sang istri. Sejak itu, jasa Ed telah diminati dan, secara gratis, dia berhubungan dengan perempuan lajang, istri-istri dalam pasangan yang tidak subur dalam upaya agar mereka mempunyai anak.

Tingkat keberhasilannya adalah sekitar 80% dan hingga saat ini, sejak Ia mulai menyumbangkan sperma 14 tahun lalu. Ia juga telah menjadi ayah dari 106 anak dan itupun yang Ia ketahui. Sekitar dua pertiga anak-anak Ed itu dikandung “secara alami”, sedangkan lainnya melalui inseminasi buatan.

Ia juga dijuluki “The Babymaker” oleh orang-orang di kotanya, karena tingkat keberhasilan dan reputasinya yang luar biasa dalam ‘mencetak’ bayi. Awalnya Ed memang selalu menyetor spermanya ke bank sperma, tetapi suatu hari ia memutuskan ingin mencoba sesuatu yang ‘lebih pribadi’.

Jadi, lelaki 47 tahun ini mulai membuat iklan di situs web dan mengatakan bahwa dirinya bisa membawa sperma ke pasangan yang mencoba ingin hamil. Sehingga para pemesan dapat memasukkan spermanya di rumah secara langsung menggunakan sebuah alat.

Ed sudah cukup lama melakukan donor sperma ini dengan cara ‘medis’, tetapi suatu hari satu pasangan meminta Ed untuk memberikan spermanya kepada sang istri dengan ‘cara alami’. Mulanya Ed ragu, namun setelah mempertimbangkan selama 15 menit, ia setuju untuk berhubungan intim dengan sang istri kliennya itu.

Sejak itu, jasa Ed telah diminati dan, secara gratis, dia berhubungan dengan perempuan lajang, istri-istri dalam pasangan yang tidak subur dalam upaya agar mereka mempunyai anak. Ed selama ini yang menggambarkan dirinya sebagai ‘pria gemuk yang benar-benar jelek dengan kacamata’. Ia pun mengklaim sebelum ini ia sama sekali tidak berhubungan intim selama 10 tahun, tuturnya kepada majalah GQ.