Saturday, September 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Ini Dia Bocoran Sketsa Ibu Kota Kita Yang Baru

Ini Dia Bocoran Sketsa Ibu Kota Kita Yang Baru

Daerah di Kalimantan yang sudah dipilih oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi ibu kota baru pengganti Jakarta rencananya akan diumumkan tahun ini. Sebab pada tahun depan, pemerintah ingin ada Detail Engineering Design (DED) ibu kota baru yang sudah mulai disusun.

  1. Terdapat Lapangan dan Monumen Pancasila

Berdasarkan bahan paparan gagasan rencana dan kriteria desain ibu kota baru, akan dibangun lapangan dan monumen Pancasila. Lapangan dan juga Monumen Pancasila itu didesain menggambarkan visualisasi gagasan kota sebagai simbol identitas negara. Secara sekilas, bentuk lapangan monumen pancasila itu akan menyerupai bentuk pentagram. Dalam penjelasannya itu, lapangan dan juga Monumen Pancasila merupakan sketsa penerapan konsep Pancasila.

  1. Punya MRT

Ibu kota baru pun dipastikan akan memiliki infrastruktur perkeretaapian untuk menunjang mobilitas penduduknya. Hal itu jelas tergambar dalam bahan paparan gagasan rencana dan kriteria desain ibu kota baru.

Menteri Perhubungan kita yaitu Budi Karya Sumadi mengungkapkan nantinya, di ibu kota baru akan dibangun Mass Rapid Transit (MRT) seperti Jakarta. Namun pembangunannya baru akan dilakukan seiring perkembangan ibu kota baru. “Masa depannya sama, musti MRT. Planning-nya ada MRT, tapi itu bertahap,” ucapnya.

  1. Berkonsep Kota Cerdas dan Modern

‎Ibu kota baru memang didesain sebagai kota yang mengandalkan pada teknologi informasi (TI) dan komunikasi. Hal tersebut sengaja dilakukan agar ibu kota baru nantinya menjadi kota cerdas dan juga modern.

Adapun berbagai langkah itu akan dilakukan agar tujuan itu tercapai misalnya membuat moda transportasi publik terintegrasi. Serta memanfaatkan TI dan komunikasi untuk meningkatkan produktivitas kerja, kolaborasi antara arsitektur modern dengan local wisdom. Sampai pada penerapan desain dan material yang modern dan penggunaan energi baru terbarukan.

‎Dimana ibukota baru dengan itu memakai energi baru terbarukan, tidak bergantung pada energi fosil, ujar Jokowi dalam penyampaian RUU APBN di DPR RI, Jakarta, Jumat (16/8). Jokowi pun juga mengungkapkan, nantinya pembiayaan pembangunan ibu kota baru tak hanya ditanggung APBN, melainkan pula mendorong partisipasi perusahaan swasta maupun BUMN. Hal itu dilakukan agar APBN tidak terbebani.