Thursday, April 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Ini Dia 5 Kepala Negara Yang Pernah Menjadi Target CIA

Ini Dia 5 Kepala Negara Yang Pernah Menjadi Target CIA

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Amerika Serikat sering memainkan politik sebagai polisi dunia dan ikut mencampuri politik dalam negeri suatu negara demi kepentingan mereka sendiri. Salah satu cara yang dipakai adalah dengan menggunakan intelijen untuk membunuh kepala negara lain yang dianggap berseberangan dengan kepentingan CIA.

Berikut daftar kepala negara yang pernah menjadi target, ada yang sukses dan ada pula yang gagal:

  1. Fidel Castro

Fidel castro merupakan pemimpin Kuba yang secara terang-terangan memusuhi Amerika sampai akhir hayatnya. Ternyata Fidel Castro sudah sering akan dihabisi namun terus lolos. Upaya seperti penembak jitu dan bahkan cerutu yang bisa meledak dan racun di peralatan menyelam ternyata tidak mempan buat Fidel.

  1. Kim Jong Un

Bahkan Kim Jong Un pun pernah akan dihabisi dengan cara yang canggih yaitu menggunakan senjata kimia. Saking canggihnya senjata kimia yang menggunakan zat yang memiliki sifat nano poison atau racun kecil yang hanya akan berdampak setelah 6 sampai 12 bulan kemudian.

  1. Saddam Hussein

Ketika Iraq diserbu oleh Amerika, beberapa kali percobaan terhadap Saddam Hussein dengan melakukan serangan udara dan bom ke istana Saddam di Baghdad. akhirnya mati Namun Saddam dieksekusi.

  1. Patrice Lumumba

Pada tahun 1960an, Presiden Congo juga pernah akan dihabisi oleh CIA karena dianggap terlalu mesra dengan Soviet. Percobaan pembunuhan memakai virus yang mematikan. Namun Patrice Lumumba sudah harus turun dari jabatannya karena sebab yang lain.

  1. Soekarno

Pada masa kejayaan Bung Karno, Indonesia juga sangat dekat dengan kubu Sosialis seperti Cina dan Soviet. Tidak mengherankan kalau Sukarno pun pernah beberapa kali menjadi target percobaan pembunuhan oleh CIA. Untungnya percobaan itu terus gagal hingga akhirnya Sukarno harus jatuh dan menyerahkan kekuasaan kepada Suharto.

Demikian sekilas mengenai tokoh-tokoh yang anti Amerika dan akhirnya pembunuhan oleh CIA. Ternyata CIA memang suka sekali ikut campur dengan segala masalah yang ada di setiap negara di dunia ini dengan dalih ingin membantu menghentikan kekerasan di bumi ini dengan cara melakukan pembunuhan.

Nampaknya CIA dan juga Amerika Serikat serta sang presiden tentunya yaitu Donald Trump harus belajar untuk mengurus negaranya sendiri saja daripada mengurusi negara lain yang mereka anggap bisa merugikan negara mereka sendiri itu.

RelatedPost