Tuesday, September 22Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Indonesia Gagal Wajib Militer, Alasannya Bikin Tercengang!

Indonesia Gagal Wajib Militer, Alasannya Bikin Tercengang!

Indonesia akan mengikuti korea selatan dalam program adanya wajib militer. Bagaimana jika sampai hal ini terjadi, apakah banyak yang setuju atau tidak setuju. Kalau saya sih yakin pasti banyak yang tidak setuju karena orang yang suka berkelahi saja belum tentu mau disuruh wajib militer apalagi netizen, wkwkwk.

Pada beberapa tahun lalu di Indonesia sempat ada rancangan undang-undang tentang wajib militer yang telah diajukan ke dewan namun gagal alias dibatalkan karena beberapa aspek yang melatar belakangi. Ya kali anggota dewan mau ikut wajib militer, memang berani, ooppss. Beraninya kan cuma kaya netizen… ooppss.

Kembali ke bahasan serius mengapa wamil di Indonesia tidak jadi untuk diaplikasikan adalah yang pertama tidak ada urgensi perang di negeri kita yang tercinta ini. Negara Indonesia sejauh  ini memang dinilai adem ayem saja, tidak punya musuh dengan negara lain paling rakyatnya Cuma ribut masalah pilpres 2019 saja, ooppss lagi.

Yang kedua adalah tanpa wajjib miiter, tentara nasional Indonesia dianggap sudah sangat kuat untuk menjaga kesatuan negara kesatuan republik Indonesia yang kita cintai ini. Sejauh ini memang tentara republik Indonesia sudah disegani oleh bangsa-bangsa lain karena jumlah dan kualitasnya.

Lalu yang ketiga adalah karena rancangan undang-undang wamil dinilai bersifat diskriminatif. Diluaht dari sisi pasal-pasal dalam rancangan peraturan tersebut, ada beberapa hal yang dinilai cukup diskriminatif dan tidak sesuai seperti pada pasal 8 ayat 1 dan 2 dimana yang wajib mengikuti wamil adalah PNS, swasta dan buruh yang berarti anggota dewan, pengusaha dan artis bebas dari kewajiban ini.

Faktor ke-4 yaitu adanya kendala di masalah biaya. Jika masyarakat Indonesia saat ini berjumlah 250 juta jiwa dan lalu yang mengikuti wamil sebesar 20 persen atau sekitar 50 juta jiwa makan berapa besarkah dana yang dibutuhkan untuk biaya wamil ini. Jangankan untuk biaya wamil, untuk mensejahterakan warga sipil saja, pemerintah selalu dianggap sulit dan bukan cuma kesulitan secara nyata saja.

Dan yang terakhir adalah nampaknya mengikuti wajib militer yang berarti kita akan dibiayai  dan digaji layaknya militer akan mungkin kita rasakan dan nampaknya itu akan menjadi rebutan karena siapa juga yang tidak mau menjadi bagian dari pemerintah sekarang ini yang kita tahu sangat loyal  dengan PNS serta perangkat militernya. Kalau sudah rebutan karena uang begini ya pasti endingnya tidak akan baik.