Wednesday, June 26Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Hoaks Gempa Lombok Kembali Tersebar, Masyarakat Diharapkan Waspada

Hoaks gempa Lombok memang semakin banyak, memang benar terjadi gempa dengan kekuatan 7SR yang berpusat ada Lombok. Dimana hal tersebut membuat kepanikan semakin terjadi, ini terulang kembali dengan adanya berita hoaks yang mengatakan nantinya akan terjadi gempa yang berpusat di Lombok Utara hanya berselang satu hari setelah gempa.

Sudah jelas ini membuat semua orang semakin panik, apalagi berita hoaks gempa lombok ini sudah tersebar di semua lini medis sosial dan aplikasi pesan singkat. Bukan untuk masyarakat Lombok yang sudah terputus komukasinya, namun bagi masyarakat di luar Lombok dan Bali, karena memikirkan keselamatan keluarganya.

Hal ini sudah dipastikan Alfons Tanujaya selaku ali keamanan digital mengatakan jika berita hoaks tersebut tidak bisa dipercaya dan diharapkan semua orang tenang agar tidak termakan berita hoaks tersebut. Ini akan memicu rasa panik berlebih dan trauma pada mereka yang sudah menjadi korban gempa, selain itu komunikasi semakin tersendat sehingga membuat kondisi semakin parah.

Hal ini dijelaskan kembali oleh Alfons, dimana nantinya akan ada banyak hoaks gempa lombok lainnya, ini tentu saja tidak bisa dibiarkan begitu saja. Selain akan membuat orang yang mengalami gempa menjadi lebih trauma, orang lain yang menyaksikan berita dan mendapatkan pesan singkat tersebut membuat emosi melonjak.

Akibat dari adanya hoaks gempa tersebut, tidak sedikit netizen yang mencuitkan rasa khawatir, penasaran dan ingin segera di Lombok. Namun Alfons juga tidak bisa memastikan, jika nantinya gempa tidak berulang kembali, karena ini memang bencana alam yang tidak bisa diprediksi secara tepat, namun ada beberapa pertanda yang bisa dilihat.

Baca juga : Rumah Masa depan Saat Memilih Tinggal Di Planet Mars

Gempa memang sebuah bencana alam yang tidak bisa diprediksi, dimana akan terjadi, kapan dan berapa skala goncangan tersebut. Alat yang ada hanya bisa memprediksi, namun tidak bisa secara akurat. Sehingga jangan mudah percaya dengan berita hoaks gempa lombok, ini hanya akan memperparah kondisi yang ada sekarang.

Sehingga Alfons mengimbau pada semua masyarakat, untuk lebih hati-hati dalam memilih dan memilah mana berita yang sebaiknya dipilih dan tidak. Masalah hoaks gempa lombok memang akan ada terus menerus, apalagi dengan adanya media sosial yang semakin mudah menyebarkan berita. Bahkan dalam hitungan detik, akan ada kembali. Ada baiknya menggunakan akun resmi, seperti milik BMKG untuk update berita terbaru. Jangan percaya saja semua berita yang datang, apalagi jika dari keluarga karena bisa saja ada yang memanfaatkan untuk keuntungan pribadi.

2 Comments

Comments are closed.