Sunday, September 20Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

High Heels Ditengarai Sebagai Penyebab Kecelakaan Rini Bersama Suami Orang

High Heels Ditengarai Sebagai Penyebab Kecelakaan Rini Bersama Suami Orang

Honda CRV yang dikendarai oleh Rini Puspitawati (26) terbang dan masuk ke jurang sejauh 200 meter dekat Telaga Sarangan, Magetan pada hari Sabtu (13/10/2018). Saat kejadian kecelakaan ini, Rini Puspitawati bersama dengan pria beristri bernama Ragil Supriyanto. Kecelakaan tersebut pun telah membuat heboh media sosial sampai sekarang.

Ragil tewas setelah terlempar dari bodi mobil yang ringsek, sementara Rini tidak sadarkan diri sampai akhirnya warga berusaha untuk menyelamatkan kedua orang ini. Penyebab kecelakaan diduga akibat sepatu high heels yang dipakai Rini Puspitawati yang saat itu mengendarai mobil.

Mobil yang dikemudikan Rini melaju dari Telaga Sarangan menuju Kota Magetan dan mobil melaju dalam kecepatan yang sangat tinggi. Mobil itu dilaporkan terguling sampai empat kali, sebelum akhirnya ringsek di salah satu kebun sayur milik warga setempat. Dilansir salah satu portal berita, saksi mata bernama Suratno menceritakan bahwa mobil sempat berbelok lalu menghantam tumpukan batu dan akhirnya terpental.

Dikutip dari portal berita lain proses evakuasi berlangsung cukup lama sampai-sampai 4 linggis bengkok untuk bisa menolong seorang wanita pengemudi mobil tersebut, berinisial RP. Setelah berhasil dikeluarkan dari mobil, Rini digotong menggunakan tandu oleh warga dan petugas kepolisian setempat. Terlihat Rini memakai high heels berwarna hitam pada saat kejadian.

High heels memang begitu banyak digunakan wanita karena dipercaya bisa memancarkan kecantikan diri mereka. Selain itu, wanita ber-high heels juga terlihat lebih jenjang kakinya. Namun memang sangat tidak disarankan menggunakaan high heels saat berkendara, baik menggunakan sepeda motor ataupun mobil. Alasan lain wanita suka mengenakan high heels saat berkendara karena biasanya perempuan malas berganti sepatu setelah bekerja atau menghadiri acara tertentu.

Perempuan yang suka memakai high heels saat berkendara tentu saja memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecelakaan berat. Mengendarai mobil menggunakan heels mungkin memang banyak dilakukan para wanita di seluruh dunia. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh tuntutan penggunaan heels di tempat kerja sehingga menyebabkan wanita merasa agak ribet untuk mengganti sepatunya saat menyetir.

Namun, sebenarnya mengemudi menggunakan heels sama sekali tidak aman. “Mengemudi memakai heels sangat tidak aman sekali karena saat melepas gas, maka pedal gas akan tertahan oleh heels yang mereka kenakan,” ujar Erreza Hardian K.J, Instruktur Mengemudi Defensive Indonesia yang bermarkas di Bambu Apus, Jakarta Timur.

Maka dari itu, untuk wanita yang biasanya berkendara dengan mengenakan heels, harus sesegera mungkin menghentikan kebiasaan tersebut. Demi keamanan, alangkah baiknya bila para wanita menyiapkan sendal yang tertutup saat dipakai untuk mengemudi.