Wednesday, October 17Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Hati-Hati Rawan Penipuan Dengan Modus Facebook Palsu

Kini semakin banyak modus penipuan yang terjadi, bukan hanya dilakukan secara langsung namun merambah ke dunia digital. Facebook yang merupakan media sosial banyak banyak digunakan di Indonesia, menjadi salah satu cara penipuan yang cukup efektif menjaring mangsanya dengan menggunakan teknik phising.

Phising sendiri merupakan teknik penipuan yang dilakukan di internet untuk mengincar data pribadi korban secara mendetail, bahkan ini bisa memancing korban untuk memberikan beberapa data pribadi yang sangat penting dan merugikan.

Data yang tidak boleh Anda keluarkan adalah nama asli, seperti yang tertera di warga negaraan atau paspor, kata sandi, ini biasanya akan menghubungkan dengan sejumlah hal penting, seperti sandi  password apartemen, kantor bahkan pin ATM. Bisa juga phising dengan memanfaatkan nomor rekening dan kartu kredit.

Para penipu ini akan menggunakan akun facebook palsu, tujuannya untuk mencuri banyak data asli milik pengguna facebook lainnya. Mulai dari user name, password hingga email yang terhubung dengan facebook, saat semua data ini didapatkan, maka bisa jadi Anda akan mengalami kerugian tertentu.

Bahkan data dari Kaspersky Lab, ini menunjukkan hingga quartal tahun pertama, sudah ada penipuan berkedok phising hingga hampir 60 persen, modusnya dengan menggunakan akun facebook palsu. Dimana Kapspersky sebagai penyedia keamanan digital, sudah mengatasi bahkan melakukan tindakan pencegahan hingga 3,6 juta. Hal ini bahkan meningkat dari upaya tahu sebelumnya.

Facebook merupakan layanan media sosial yang paling digunakan di dunia, sehingga jadi sasaran empuk kejahatan siber. Tindakan phising tertinggi memang masih dipegang oleh Facebook dengan persentase hingga 8 persen di dunia, sedangkan tempat kedua 6 persen dipegang oleh Microsift dan Paypal sebagai layanan pembayaran digital terdapat 5 persen phising yang terjadi.

Baca juga : Mengapa Postingan di Instagram Bisa Dihapus?

Selain itu, ada juga modus yang datang dari malware atau virus, sehingga bisa mendapatkan data dari user dengan cepat. Biasanya ini mudah diretas karena menggunakan sistem operasi yang sama, kebanyakan masyarakat di dunia menggunakan sistem operasi Windows.

Hal yang membuat seseorang bisa terkena phising adalah keteledoran dan tidak waspada terhadap data penting yang Anda berikan, hal ini memang tidak akan memberikan efek sekarang namun bisa berakibat jangka panjang.

Bahkan Kaspersky juga mengimbau agar semua pengguna internet waspada dalam memberikan data penting, apalagi menampilkan di laman utama Facebook. Ini akan mudah diketahui orang lain hanya dengan satu kali klik saja, selain itu harus berhati-hati jika menggunakan sambungan internet secara terbuka. Seperti Wi-Fi atau berada di satu line internet yang sama. Biasanya ini tidak akan memberikan perlindungan data, bahkan satu sama lain bisa mengetahui setiap data usernya.

Ada baiknya, memang tidak pernah membagikan data pribadi yang bersifat sensitif. Pasalnya ada banyak hal kecurangan yang merugikan nantinya. Hal yang tidak boleh disebutkan di internet adalah nama bank, kartu yang digunakan serta sandi apapun. Ini hanya boleh diberikan secara langsung dan resmi pada pihak ketiga yang terkait.

Related Post

Anak Susah Makan, Berikan Camilan Untuk Meningkatk... Anak susah makan bukan lagi cerita baru, anak-anak usia 3 hingga 10 tahun memang cenderung sangat pemilih soal makanan. Apalagi jika berkaitan dengan ...
Inilah Daftar Juara Produk CES Terbaik Tahun 2017 Hai para sobat ulasandunia, sudah akhir minggu lho, pasti ada yang sedang menikmati waktu santainya. Untuk melengkapi waktu berkualitas kamu, ada baik...
Matt Damon di Indonesia, Ada Apa? Matt Damon, Aktor Hollywood, beberapa waktu lalu diketahui berada di Indonesia. Kedatangan aktor The Bourne Ultimatum ini bukan untuk berwisata, melai...
Tanpa Alat, Inilah Latihan Gym Untuk Besarin Otot ... Side Push Up Hai guys, pasti di antara kalian, ada dong yang kepengen memiliki badan tubuh atletis. Namun sayangnya banyakan dari kita mungkin ada y...

One Comment

Comments are closed.