Saturday, September 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Hati-hati, Konsumsi Buah Dan Sayur Berlebihan Bisa Picu Obesitas

Hati-hati, Konsumsi Buah Dan Sayur Berlebihan Bisa Picu Obesitas

Kendati buah-buahan dan sayur-sayuran dianggap sebagai makanan sehat, namun hasil sebuah penelitian menunjukkan bahwa makanan tersebut berpotensi menjadi tidak sehat bagi kita jika kita mengonsumsinya secara berlebihan.

“Meski buah-buahan bernutrisi, terlalu banyak mengonsumsi makanan sehat itu bahkan dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Kuncinya adalah tetap mengontrol asupan makanan yang kamu konsumsi,” ujar Brooke Schantz, seorang pakar ahli diet dari Loyola University Medical Center, sebagaimana dilansir The Asian Age.

Menurut Schantz, mengonsumsi makanan sehat secara berlebihan akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan, begitu juga dengan makanan junk food atau makanan bergizi rendah. Pada dasarnya, berat badan manusia berfluktuasi pada sebuah konsep dasar, yakni energi masuk berbanding dengan energi yang dikeluarkan.

Artinya, jika asupan kalori total seseorang lebih tinggi ketimbang energi yang dibakar dalam sehari, maka berat badan orang tersebut akan bertambah, begitupun sebaliknya.

“Banyak pasien saya mengatakan bahwa mereka tidak bisa menurunkan berat badan. Mereka mengaku telah mengonsumsi buah sepanjang hari untuk menurunkan berat badan. Mereka terkejut, tatkala saya menyarankan agar mereka tetap menjaga jumlah asupan makanan yang dikonsumsi, sekalipun itu makanan sehat,” ujar Schantz.

Kendati begitu, menurut Schantz, ada satu makanan yang sulit untuk dimakan secara berlebihan dan juga baik untuk diet, yakni sayuran non-tepung. Sebab, sayuran tersebut banyak mengandung mineral dan serat, serta mengenyangkan.

Namun, ia juga menyarankan agar kita mengonsumsi sayuran non-tepung ini tanpa disertai kalori yang tidak perlu, seperti saus, keju, dan mentega. Adapun sayuran yang mesti dibatasi untuk dikonsumsi adalah sayuran yang tinggi tepung, seperti kacang polong, jagung, dan kentang.

Selain buah dan sayur, makanan yang diberi label bebas lemak atau rendah lemak juga harus diperhatikan. “Orang cenderung memberi dirinya kebebasan untuk mengonsumsi makanan ‘sehat’ secara berlebihan. Kamu juga patut memerhatikan jumlah asupan makanan dan minuman yang diberi label rendah lemak atau bebas lemak. Karena makanan yang diklaim sehat itu mungkin tinggi gula dan kalori,” ujar Schantz.

Jadi lebih hati-hati lagi dalam mengkonsumsi makanan apapun itu. Karena segala sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik. Termasuk buah dan sayuran yang termasuk dalam kategori makanan sehat.