Tuesday, February 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Harta Karun Sungai Musi yang Diselundupkan

Harta Karun Sungai Musi yang Diselundupkan

Indonesia memang terkenal dengan banyaknya ragam budayanya. Walau banyak teror yang pernah melanda negeri tercinta kita ini namun selalu banyak turis asing yang akan datang ke Indonesia atau bahkan kembali datang ke Indonesia karena sudah terlanjur jatuh cinta dengan pesona alam yang berlimpah di seluruh nusantara dari Sabang sampai Merauke. Salah satu pesona alam di Indonesia yang mungkin jarang diketahui wisatawan namun ternyata memiliki banyak rahasia adalah sungai Musi.

Baru-baru ini diketahui ternyata banyak temuan harta karun di kawasan Sungai Musi yang terletak di Palembang, Sumatera Selatan. Banyak harta karun berupa benda antik yang berada di dasar sungai terpanjang di Sumatera ini yang diduga merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Beberapa barang antik yang ditemukan adalah seperti koin mas, arca, perhiasan emas , fosil, artefak dan masih banyak yang lainnya. Bahkan sampai banyak warga yang rela menyelam ke dasar sungai untuk mencari harta karun tersebut. Wajar saja jika mereka nekat mencari harta karun sampai mempertaruhkan nyawa karena nilai jual harta karun tersebut bisa mencapai jutaan bahkan miliaran rupiah.

Sungguh disayangkan peninggalan bersejarah seperti ini harus jatuh ke tangan individu bukannya dikelola oleh pemerintah. Bahkan ada pula yang akhirnya jatuh ke tangan asing dan didokumentasikan dalam bentuk buku. Tapi apakah benar kalau benda-benda kuno itu semuanya adalah peninggalan Kerajaan Sriwijaya? Dan apakah masih tersisa banyak harta karun di kawasan Sungai Musi?

Menurut Kepala Balai Arkeolog Palembang, Budi Wiyana yang melakukan penelitian di sungai Musi mengatakan bahwa harta karun tersebut belum bisa dipastikan keasliannya. Menurut Budi Wiyana bisa saja harta karun tersebut juga berasal dari abad yang berbeda Masih menurut Budi Wiyana, harta karun yang ada di Sungai Musi terlihat lebih baru atau kurang kuno jika dibandingkan dengan tempat lain yang juga pernah ia teliti. Jadi intinya harta karun yang ada di sungai Musi bisa jadi sudah tercampur dengan harta karun peninggalan dari benda-benda peradaban lain.

Namun sayangnya karena ketidakpedulian pemerintah dan ketidaktahuan para masyarakat tentang nilai sejarah bangsa membuat banyak harta karun tersebut yang diselundupkan ke Malaysia, Singapura dan India. Dan setelah diselundupkan lalu para kolektor dan sejarawan itu membuat buku yang membuat kita sadar tentang peninggalan Sriwijaya. Namun yang penting dari semua itu adalah bagaimana kita lebih menghargai peninggalan bersejarah dan pemerintah juga lebih aktif dalam hal seperti ini agar tidak ada lagi kasus penyelundupan harta karun bersejarah Indonesia ke luar negeri.

Related Post

Rekening Anak, Kapan Orang Tua Harus Memulai Membu... Rekening anak memang harus dipikirkan orang tua sejak sekarang, bahkan banyak perencana keuangan memberikan saran untuk memulainya dari anak masih dal...
Dua Kandidat Satu Nama Dalam Pemilihan Kepala Desa... Pendapat, pandangan serta pilihan boleh saja berbeda, namun yang dicoblos tetaplah Djumain. Kalimat ini nampaknya cocok untuk menggambarkan suasana ...
Menjenguk Bayi Baru Lahir, Pahami Etika Agar Tidak... Menjenguk bayi yang barus lahir memang kegiatan sangat menyenangkan, ini sangat disukai semua orang, bahkan anak-anak. Namun jangan sampai hal membaha...
Eks Internazionale Ini Ingin Pindah Negara Setelah...   Kisruh persepakbolaan Indonesia saat ini benar-benar sudah masuk ke tahap kronis, pasalnya ketidakpastian dan ketidakadilan soal sanksi mulai ...