Wednesday, November 20Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Hal-hal Nyebelin Yang Sering Dialami Oleh Para Pencari Kerja

Hal-hal Nyebelin Yang Sering Dialami Oleh Para Pencari Kerja

Mencari kerja itu emang butuh usaha ekstra. Termasuk dalam menghadapi perekrut yang menyeleksi kamu. Mulai dari proses seleksi yang berbelit, hingga penjelasan tentang pekerjaan yang terkadang enggak sesuai dengan lowongan. Dilansir Times of India, ada beberapa hal menyebalkan yang dialami para pencari kerja selama proses perekrutan, nih. Apa aja, ya?

  1. Nego gaji

HRD bilang ke kamu kalau boleh nego gaji. Tapi mereka juga bilang kalau gaji ditawarkan perusahaan sudah sesuai standar perusahaan lainnya. Mereka seakan menyiratkan jika kamu masih nego, kamu keterlaluan. Terus, ngapain nawarin buat nego gaji? Hadeh~

  1. Deskripsi pekerjaan di lowongan beda sama kenyataan

Misalnya di lowongan, perusahaan mencari pekerja untuk mengisi bagian hubungan masyarakat. Tapi ketika wawancara, perekrut menjelaskan job description di luar bagian itu. Lah, jadi sebenarnya pekerjaan apa yang kamu lamar?

  1. Meminta tandatangan kontrak kerja secepatnya

Baru juga disodorkan perjanjian kontrak kerja, 5 menit kemudian kamu sudah diminta menandatanganinya. Padahal perjanjiannya ada 10 halaman yang harus kamu baca dan pahami. Kontrak kerja, kan, harus diteliti dengan baik.

  1. Enggak ada kejelasan habis wawancara

Setelah wawancara, HRD meminta kamu untuk menunggu 2 minggu untuk pengumuman diterima atau enggak. Tapi sudah lewat sebulan, kamu masih belum dapat kabar. Mau apply ke perusahaan lain, tapi takutnya tiba-tiba HRD perusahaan sebelumnya bilang kamu diterima. Serba salah, deh.

  1. Jadwal wawancara diubah tiba-tiba

Enggak jarang juga pencari kerja harus bersabar karena jadwal wawancara yang diubah tiba-tiba. Mungkin kamu udah jauh-jauh menempuh perjalanan, tapi perekrut justru secara mendadak mengabarkan ada keperluan mendadak.

  1. Bertanya hal-hal nggak penting

“Kamu udah punya pacar? Pacar kamu marah nggak kalau kamu kerja di sini? Punya mobil nggak?” Pertanyaan-pertanyaan nggak penting yang nggak ada relevansinya ke pekerjaan yang kita incar ini kadang terlontar dari mulut si pewawancara. Atau bisa juga pertanyaan yang nggak mungkin kita jawab ‘tidak’, seperti “Kalau tugas keluar kota kamu mau? Kalau lembur gimana?” Entah apa maksudnya, tapi walau terkesan omong kosong, mau nggak mau kamu harus menjawabnya dengan baik.

  1. Menyuruh melakukan hal nggak penting

Biasanya ini bermula dari pertanyaan soal hobi kita. Si pewawancara kadang iseng menyuruh si kandidat menyanyi di depannya, atau bahkan menari. Otomatis kamu udah kayak topeng monyet yang lagi ditanggap orang. Mau berkelit atau menolak? Kalau kamu pernah mengalami hal menyebalkan apa selama mencari kerja?