Sunday, September 20Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Gugat Cerai Istri, Suami Pakai Uang Ini Untuk Mebayarkan Uang Nafkah Sebesar 153 Juta Rupiah

Gugat Cerai Istri, Suami Pakai Uang Ini Untuk Mebayarkan Uang Nafkah Sebesar 153 Juta Rupiah

Kali ini ada kejadian menyedihkan yang bisa dibilanng menjadi kejadian unik yang terjadi di Indonesia. Jadi ada seorang suami yang bercerai dengan istrinya lalu membayar uang nafkah dengan menggunakan uang koin sebesar 153 juta rupiah.

Jadi ada seorang PNS di Pemerintahan Jawa Tengah yang bercerai dengan isrinya di kantor pangadilan agama kabupaten karanganyar. Sang penggugat, dwi susilarto membayarkan uang nafkah sebesar 153 juta rupiah dengan menggunakan uang koin. Dwi membayarkan itu kepada mantan istrinya hermi setyowati setelah gugatan cerainya di terima oleh pengadilan agama karanganyar.

Menurut kuasa hukum sang penggugat, dwi susilarto membayarkan uang mut’ah sebesar 178 juta dengan menggunakan uang koin dan sisanya 25 juta menggunakan yang kertas di pengadilan agama karanganyar. Dwi membayarkan uang nafkah tersebut pada mantan istrinya setelah pengadilan agama semarang menerima gugatan cerainya. Namun besaran yang harus dibayarkan sebagai uang mut’ah lebih besar jika dibandingkan dengan putusan majelis hakim tingkat pertama di pengadilan agama kabupaten karanganyar.

Jadi awalnya, dwi hanya harus membayarkan uang mut’ah sebesar 43 juta rupiah berdasarkan utusan majels hamim pengadilan agama karanganyar namun sang mantan istri tidak setuju dan melakukan banding ke pengadilan agama semarang. Dan hasil banding memutuskan bahwa dwi harus membayarkan uang nafkah dan mut’ah sebesar 178 juta dan itu naik sekitar 400 persen dari putusan awal pengadilan agama kabupatan karanganyar. Akhirnya klien, beserta, keluaraga dan teman-temannya tidak terima dengan ahsil banding tersebut akhirnya melakukan protes dengan mengumpulkan uang koin sebesar 178 juta selama satu setengah bulan.

Setelah berhasil dikupulkan uanng koin itu akhirnya digunakan untuk membayar uang nafkah dan mut’ah yang telah diminta pengadilan agama atas permintaan sang mantan istri. Menurut penjelasan pihak pengadilan uang tersebut sedang dalam penghitungan dan jika nanti ada kelebihan akan dikembalikan namun jik ada kekurangan tentunya akan ditagihkan kepada saudara penggugat, dwi susilarto.

Ada-ada saja ya perilaku orang Indonesia saat ini. Namun ini adalah salah satu bentuk protes yang positif karena tidak melakukan hal yang negatif namun melakukan hal yang terbilang unik dan tidak melanggar undang-undang.