Wednesday, September 30Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Gempa Lombok 7 SR Membuat Tamu Hotel Memilih Bermalam Di Luar

Gempa lombok yang terjadi pada Minggu (05/08/2018) pada 18.00 WITA ternyata menyisakan trauma yang sangat mendalam, gempa yang terjadi hingga 7 Skala Richter tersebut membuat kepanikan. Hal ini juga dirasakan wisatawan mancanegara yang sedang berlibur, sehingga banyak turis yang memutuskan untuk tidur di luar hotel.

Hal ini bahkan diarahkan oleh pihak hotel sendiri, untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan. Apalagi setelah gempa besar, tetap terasa goncangan kecil meskipun dengan skala yang lebih kecil. Selain itu, tamu hotel juga diharapkan untuk berada di tempat terbuka, misalkan alun-alun yang ada di sekitar hotel.

Nampaknya ini tidak menjadi masalah besar, karena banyak turis asing yang takut kembali ke kamar hotelnya dan memilih untuk camping atau langsung tidur di tempat terbuka dengan warga lokal. Gempa ini memang memang tidak diperkirakan sebelumnya, pasalnya ini terjadi sangat dekat dengan pusat kota bahkan dirasakan hingga Bali.

Setelah gempa lombok baik pihak hotel atau tamu yang menginap tidak disarankan untuk kembali ke kamar hotel, dimana ada banyak bangunan yang mengalami kerusakan dan rawan untuk longsor. Sehingga tempat yang paling bagus memang berada di tempat terbuka dan lapang, dimana sebaiknya menggelar camping hingga kondisi lebih terkendali. Apalagi masih terasa goncangan kecil yang cukup mengkhawatirkan.

Baca juga : Halsey Membatalkan Konsernya Di Bali Setelah Terjadi Gempa Lombok

Korban memang paling banyak terjadi di Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Lombok Utara dan Lombok Barat, ini merupakan pusat gempa. Bahkan hingga kini masih di total berapa jumlah korban, namun ini semakin bertambah parah karena terjadi gempa susulan hingga 6,4 SR, ini meruntuhkan sisa bangunan dan membuat trauma semakin mendalam.

Upaya penyelamatan gempa lombok segera di lakukan, namun diharapkan semua pihak untuk tenang sehingga bantuan bisa segera datang. Kepanikan kembali terjadi, karena gempa dengan kekuatan besar bisa mengakibatkan tsunami, apalagi sudah ada peringatan tsunami yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), namun ini segera di hentikan karena menurut pantauan tidak terjadi tsunami di bibir pantai.

Jika Anda masih berada di lokasi kejadian, hal yang perlu dilakukan adalah tenang dan pindah ke tempat terbuka, alun-alun akan jadi pilihan tepat karena jauh dari bangunan besar. Selain itu, Anda juga sebaiknya tidur di tenda di lapangan terlebih dahulu, karena memang ini yang terbaik sambil menunggu bantuan datang.