Monday, April 23Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Fredrich Yunadi di Periksa Hari Ini

Pada hari ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Kuasa hukum dari Setya Novanto, Fredrich Yunadi akan dipanggil oleh KPK dengan dugaan membatasi KPK untuk memanggil klientnya dalan kasus E-KTP.

Dimana KPK menemukan sesuatu yang aneh pada masalah yang terjadi oleh mantan kedua DPR yang sudah nonaktif tersebut, dimana adanya unsur kensengajaan dari kuasa hukum Novanto dan beralasan untuk tidak datang dari panggilan komisi pemberatasan korupsi tersebut.

KPK pada hari ini tanggal 12/01/18 dipastikan akan memanggil Fredrich Yunadi dan Febri sebagai biro hubungan masyarakat di lembaga pemberantasan korupsi mengatakan jika mantan penasehat hukum setnov harus kooperatif dan datang untuk memberikan jawaban atas panggilan KPK untuk memenuhi proses hukum yang sedang berjalan.

Pria berkepala botak ini ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan seorang dokter dari rumah sakit Medika Permata Hijau dengan dugaan membatasi atau menghalangi KPK untuk memanggil Setya Novanto dalam kasus korupsi E-KTP.

Dalam hal ini KPK menduga kedua orang ini melakukan rekayasa skenario dan melakukan manipulasi data medis Setya Novanto setelah kecelakaan yang janggal pada 16 November 2017 lalu, dimana Fredrich dikatakan melakukan kontak pribadi dengan dokter Bimanesh untum memesan satu lantai VIP di rumah sakit Medika Permata Hijau.

Sepak terjang pengacara kondang ini dipastikan tengah mengupayakan praperadilan usai dirinya ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus dugaan membatasi atau merintangi penyelidikan Setya Novanto oleh komisi pemberantasan korupsi.

Sapriyanto Erfa, sebagai kuasa hukum dari Predrich masih mempertimbangkan peluang-peluang untuk melawan KPK di praperadilan, karena menurut pengacara ini Fredrich sudah melakukan sesuai dengan etika advokat, dan mengatakan jika tuduhan KPK ini bertolak belakang dengan keterangan yang diberikan oleh kliennya.

Pada hari kemarin tim dari penyidik komisi pembarantasan korupsi melakuakan pengegeledahan kantor pengacara ini yang bertempat di jalan Iskandar Muda nomor 15 Kebayoran Baru jakarata Selatan, kamis (11/01/18) siang hari,

Dengan membawa empat anggota Brimob lengkap dengan senjata laras panjang ikut melakukan pengawalan untuk pihak KPK dalam hal penggeledahan, Ambarita selaku pimpinan mendatangi kantor Fredrich sejak pukul 10.00 WIB, dan pihak KPK membawa ketua RT setempat untuk turut menjadi saksi penggeledahan ini, dimana 4 anggota Brimob juga turut mendampingi KPK saat memasuki ruangan kantor tersebut, dimana 2 anggota dengan senjata laras panjang menjaga ketat pintu masuk kantor itu.