Friday, September 20Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Fakta Yang Hadir Dalam Persidangan Vanessa Angel

Fakta Yang Hadir Dalam Persidangan Vanessa Angel

Jaksa penuntut umum telah mendakwa Vanessa Angel menawarkan diri ke muncikari untuk melakukan perbuatan asusila. Dalam dakwaan tersebut, Vanessa menawarkan diri ke muncikari bernama Endang Suhartini melalui WhatsApp (WA) pada 12 November 2018.

“Pada tanggal 12 November 2018 terdakwa menghubungi saksi Endang Suhartini melalui chatting WhatsApp dan meminta pekerjaan melayani tamu untuk berhubungan sex (BO),” ujar jaksa di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (24/4). Menurut jaksa Vanessa telah meminta pekerjaan tersebut agar uangnya bisa dipakai untuk merayakan ulang tahun.

“Dengan tujuan agar mendapatkan penghasilan tambahan karena terdakwa akan merayakan ulang tahunnya. Kemudian dari percakapan di media WhatsApp tersebut terdakwa juga berjanji akan berhenti untuk menjadi nakal. Karena dirinya mengakui memang ingin ada rencana untuk menikah” ucap jaksa.

Pada akhirnya, Vanessa mendapatkan pekerjaan melayani seorang pengusaha asal Lumajang, Rian Subroto, pada 5 Januari 2019 di Surabaya. Dari pekerjaan itu Vanessa telah mendapatkan fee senilai Rp 35 juta. Sementara itu sebanyak 4 muncikari yang menghubungkan Vanessa ke Rian, termasuk Endang, mendapat total Rp 45 juta.

“Bahwa pada saat terdakwa sudah sepakat menawarkan dirinya untuk melakukan perbuatan asusila. Yaitu melayani hubungan badan dengan laki-laki dengan bayaran tertentu. Dengan cara melalui saksi Endang yang komunikasinya dilakukan melalui WhatsApp tersebut. Terdakwa juga telah mengetahui bahwa pekerjaannya itu dilarang. Terdakwa juga memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memberikan informasi bahwa dirinya dapat dibooking. Dimana artinya bisa untuk melakukan pelayanan sex komersial” jelas jaksa.

Akibat perbuatannya itu, Vanessa didakwa melanggar Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 yaitu tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam dakwaan, Vanessa mengatakan ke Endang bahwa pekerjaan melayani tamu itu merupakan yang terakhir kali. Sebab ia ingin menikah dengan kekasihnya. Diketahui saat itu Vanessa tengah menjalin hubungan dengan Bibi Ardiansyah.

“Kemudian dari percakapan media WhatsApp tersebut terdakwa juga berjanji akan berhenti untuk menjadi nakal karena dirinya ingin menikah,” ucap jaksa. Pada akhirnya, Vanessa mendapatkan pekerjaan melayani seorang pengusaha asal Lumajang, Rian Subroto, pada 5 Januari 2019 di Surabaya.