Saturday, February 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Fakta-fakta Terbaru Brigpol Dewi Yang Mengejutkan Makassar

Fakta-fakta Terbaru Brigpol Dewi Yang Mengejutkan Makassar

Brigpol Dewi dipecat karena terbukti mengirim foto “panas” kepada narapidana. Citra Korps Bhayangkara pun tercoreng setelah seorang polisi wanita atau polwan melakukan tindak asusila di dunia maya. Polwan bernama Brigpol Dewi yang sebelumnya berdinas pada Sabhara (Satuan Samapta Bhayangkara) diketahui mengirim foto selfie setengah tanpa busana kepada seorang “Kompol” atau “Komisaris Polisi” di Lampung, provinsi di ujung selatan Pulau Sumatera.

Walau dirinya seorang polisi, namun Brigpol Dewi dengan mudah bisa terbujuk rayu orang lain yang tak dikenalnya secara pasti. Kompol di Lampung tersebut pada awalnya dikenal melalui media sosial Facebook, lalu dijadikan sebagai kekasih. Brigpol Dewi juga percaya pada lelaki yang menjalin hubungan jarak jauh (LDR) dengan dirinya itu karena pangkatnya lebih tinggi.

Sang “Kompol” juga telah memasang foto profil pria berseragam dinas sebagai foto profil akun Facebooknya yang ternyata foto orang lain. Apesnya lagi, sang “Kompol” hanyalah seorang narapidana di Lampung, bukan perwira menengah polisi seperti yang ada dalam benak Brigpol Dewi. Kepastian jika sang “Kompol” itu adalah narapidana didapatkan setelah polisi melakukan check and recheck di Lampung.

Sang “Kompol” ternyata memang sedang menghuni lembaga pemasyarakatan karena kasus pembunuhan. Tak hanya sampai di situ saja, sang “Kompol” fiktif juga mencelakakan Brigpol Dewi dengan cara menyebar foto setengah tanpa busana tersebut kepada publik melalui media sosial hingga sampai ke tangan Provost Polrestabes Makassar.

Usai foto asusilanya menyebar luas, Brigpol Dewi yang sempat dimabuk asmara terpaksa harus menanggung malu. Tindakan yang dilakukan Brigpol Dewi masuk dalam pelanggaran disiplin dan kode etik Polri kategori berat. “Ya, dia terbukti melakukan kegiatan-kegiatan yang asusila,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo di Mapolrestabes Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Makassar, Sulawesi Selatan, hari Kamis (3/1/2019).

Setelah melalui serangkaian sidang disiplin, diputuskan bahwa sanksi dijatuhkan kepada Brigpol Dewi adalah pemecatan. Kasus foto asusila Brigpol Dewi sebenarnya sudah lama diproses oleh Provost Polrestabes Makassar, namun pemecatannya baru diupacarakan di Lapangan Karebosi, Makassar, hari Rabu (2/1/2019).

Pada upacara pemberhentian dengan tidak hormat tersebut, Brigpol Dewi tidak hadir (in absensia). Namun, foto close-up dia dengan latar belakang warna kuning dipajang di tribun Lapangan Karebosi beberapa waktu yang lalu.

Hadir pula, Kapolrestabes Makassar, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo dan Kabid Profesi Pengamanan Polda Sulsel, Kombes CF Hotman Sirait. “Intinya ini yang bersangkutan kita proses sidang karena terbukti telah melanggar kode etik,” ujar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo. Lanjut, kata Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, di luar kasus asusila tersebut, sebenarnya Brigpol Dewi diketahui orang yang rajin menjalankan tugas atau berkantor.

Namun, tindakan asusilanya sudah tidak dapat ditolerir. Pada upacara, hari Rabu kemarin, selain Brigpol Dewi, seorang polisi lainnya juga dipecat, yakni AKP JNW. AKP Janwar terbukti melakukan pelanggaran desersi.

Punya Suami di Polrestabes

Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Hotman Sirait yang dikonfirmasi, hari Kamis (3/1/2019), membenarkan pemecatan dua anggota Polri tersebut. Dia juga menjelaskan, terkait kasus asusila Brigpol Dewi, yang bersangkutan kerap berkomunikasi dengan seorang narapidana yang ditahan di Lapas Lampung.

Lebih lanjut lagi, Kombes Hotman Sirait mengatakan, ironisnya, Brigpol Dewi justru telah memiliki suami yang juga bertugas di Polrestabes Makassar. Namun, dia malah kedapatan melakukan perbuatan asusila dengan narapidana yang ditahan di Lapas Lampung. Dia juga mengirimkan fotonya yang nyaris tanpa busana kepada narapidana itu.

Selain terkait kasus foto dan juga video panas, Brigpol Dewi juga kedapatan telah berselingkuh dengan polisi di jajaran Polda Sulsel. Kasus ini pun menambah kelam catatan buruk dari Brigpol Dewi sehingga sidang kode etik kepolisian memutuskan pemecatan. “Ini kasus tahun 2018 lalu dan memang sudah diputuskan dalam sidang kode etik kepolisian di Polrestabes Makassar,” ujar Hotman yang merupakan mantan Wakil Kepala Polrestabes Makassar ini.

Menurut Hotman, Kombes Hotman Sirait sempat mengajukan banding atas putusan pemecatan itu kepada Polda Sulsel, namun ditolak sehingga keluarlah SK pemecatan itu.

Related Post

Jokowi Bilang Membangun Negara Itu Bukan Seperti B... Cawapres Sandiaga Uno diketahui memiliki kemampuan berbisnis dan membangun perusahaan yang luar biasa. Saking suksesnya membangun bisnis, pada tahun...
Sheikh Mansour, Sang Pemilik Manchester City Yang ... Sebagai sebuah kesebelasan yang dalam beberapa tahun ini menunjukkan grafik hebat, Manchester City memang bukan tim bisa dipandang sebelah mata. Bah...
Aturan Ketat Prosesi Melahirkan Keluarga Kerajaan ... Pangeran William dan Kate Middleton, merupakan pasangan keluarga kerajaan yang tengah berbahagia. Pasalnya baru saja menyambut kelahiran putra ketig...
Ilmuwan Ini Berhasil Ciptakan Teknologi Untuk Meng... 12 Anda tahu apa itu Cryonics? Jika belum tahu mari kita lihat penemuan menakjubkan dari para ilmuwan mengenai hal tersebut. Adalah Dennis Kowalski y...